Pelaksanaan Salat Tarawih ini dilakukan mengikuti Kalender Hijriah Global Tunggal yang diterapkan Muhammadiyah, di mana penetapan awal Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman, Azman Latif mengatakan, rujukan Muhammadiyah sudah dilakukan jemaah Masjid Gedhe Kauman sejak jauh-jauh hari dalam menyusun jadwal imam Salat Tarawih selama sebulan ke depan.
“Kami mengikuti Muhammadiyah yang menganut Kalender Hijriah Global Tunggal, artinya satu hari itu satu tanggal,” jelas Azman.
Dalam Salat Tarawih perdana ini, Ustaz Budi Setiawan bertugas sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, Ustaz Budi menekankan hakikat puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga.
“Bagaimana kita bisa memahami makna puasa dengan sesungguhnya? Ketika Allah menyapa ‘ya ayyuhalladzina amanu‘, maka yang pertama kali adalah perspektif iman. Puasa itu harus dengan iman, karena hanya orang berimanlah yang disapa Allah untuk melaksanakan kewajiban berpuasa,” jelas Ustaz Budi.

