Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Borussia Mönchengladbach Ingin Pertahankan Kota Takai dari Tottenham

    February 18, 2026

    Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

    February 18, 2026

    Ustad Muda Dijodohkan dengan Presenter Gosip, 99 Nama Cinta Tayang Mulai 19 Februari di RCTI : Okezone Celebrity

    February 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Biang Kerok Banjir Sumatra, 1.583 Ha Lahan PT SJW Diambil Alih Negara

    Biang Kerok Banjir Sumatra, 1.583 Ha Lahan PT SJW Diambil Alih Negara

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 18, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menguasai 1.583 hektar lahan yang berada di area konsesi PT Sukses Jaya Wood Sumatera Barat (Sumbar).

    Dalam keterangannya, penertiban lahan di Sumatera Barat itu sebagai tindak lanjut pencabutan izin perusahaan yang telah dilakukan Presiden Prabowo Subianto terhadap 28 perusahaan penyebab bencana banjir dan longsor Sumatra.

    “Areal konsesi PT Sukses Jaya Wood seluas 1.583 hektar kini resmi dicabut izin pemanfaatan lahannya dan dikuasai kembali oleh negara,” ujar Satgas PKH dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Di sisi lain, Juru Bicara Satgas PKH Barita Simanjuntak mengatakan pihaknya tengah mendata perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh 28 perusahaan penyebab bencana hidrometerologi di Sumatra.





    Ia menjelaskan pendataan itu dilakukan untuk nantinya dikenakan sanksi pidana terhadap para pelanggar. Ia menegaskan pemberian sanksi kepada 28 perusahaan penyebab bencana banjir dan longsor tersebut tidak akan berhenti pada sanksi administratif berupa pencabutan izin saja.

    “Satgas PKH juga akan melakukan inventarisasi bentuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan 28 subjek hukum yang dicabut perizinannya,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (27/1).

    Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran kerusakan hutan dan memicu bencana banjir di Pulau Sumatra.

    Dari total perizinan yang dicabut, sebanyak 22 perusahaan masuk dalam kategori perusahaan berusaha pemanfaatan hutan atau PBPH hutan alam dan hutan tanaman seluas 1.010.592 hektare.

    Sementara itu, sebanyak 6 perusahaan masuk dalam kategori perusahaan di bidang tambang, perkebunan, dan perizinan berusaha pemanfaatan hasil hutan kayu (PBPHHK).

    Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup juga mencabut persetujuan lingkungan yang sebelumnya telah dikeluarkan terhadap 28 perusahaan yang diduga menjadi penyebab bencana hidrometerologi banjir dan longsor di Sumatra.

    (tfq/dal)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Usai Prabowo, Mahasiswa Kepolisian Kirim 70 Sapi ke Korban Banjir Aceh

    February 18, 2026

    Polisi Temukan Petasan di Lokasi Ledakan Maut Situbondo

    February 18, 2026

    Eks Kapolres Bima Positif Narkoba, Kompolnas Buka Suara

    February 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Borussia Mönchengladbach Ingin Pertahankan Kota Takai dari Tottenham

    Berita Olahraga February 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Bundesliga: Borussia Mönchengladbach sedang menjajaki kemungkinan memperpanjang masa pinjaman untuk bek muda Tottenham…

    Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

    February 18, 2026

    Ustad Muda Dijodohkan dengan Presenter Gosip, 99 Nama Cinta Tayang Mulai 19 Februari di RCTI : Okezone Celebrity

    February 18, 2026

    Hamilton dan Verstappen Tolak Klaim Bahaya pada Start F1

    February 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Borussia Mönchengladbach Ingin Pertahankan Kota Takai dari Tottenham

    February 18, 2026

    Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

    February 18, 2026

    Ustad Muda Dijodohkan dengan Presenter Gosip, 99 Nama Cinta Tayang Mulai 19 Februari di RCTI : Okezone Celebrity

    February 18, 2026

    Hamilton dan Verstappen Tolak Klaim Bahaya pada Start F1

    February 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.