Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Profil Pemain Kunci Jelang Laga Fenerbahce vs Nottingham Forest di Liga Europa

    February 18, 2026

    Komdigi Beberkan Masalah Kuota Internet dan Refund di MK

    February 18, 2026

    2 Klub yang Dikabarkan Kepincut dengan Kiper Belanda Ronald Koeman Jr, Nomor 1 Persib Bandung! : Okezone Bola

    February 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Polisi Temukan Petasan di Lokasi Ledakan Maut Situbondo

    Polisi Temukan Petasan di Lokasi Ledakan Maut Situbondo

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 18, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Aparat kepolisian terus mendalami insidenĀ ledakan maut yang menghancurkan sebuah rumah warga di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Dalam penyisiran awal, petugas menemukan sejumlah barang bukti selongsong petasan yang diduga kuat jadi penyebab ledakan.

    Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengonfirmasi pihaknya telah mengamankan beberapa batang petasan dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut memiliki ukuran cukup besar dan diduga kuat menjadi pemicu ledakan hingga merenggut nyawa satu korban jiwa.

    “Untuk penyebab diduga dari mercon atau petasan ataupun bom bondet. Karena salah satu barang bukti yang kita amankan adalah beberapa batang petasan atau mercon dengan diameter antara 3 sampai 4 cm dengan panjang 15 cm. Cukup panjang,” kata Bayu pada wartawan, Rabu (18/2).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Insiden yang terjadi pada Rabu (18/2) siang ini dilaporkan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. Hingga saat ini, para korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.





    Satu korban atas nama Supriyadi (50) dinyatakan meninggal. Sedangkan enam orang lain mengalami luka bakar dan patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

    Lima korban luka itu yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25) dan Kulsum (60) telah dilarikan ke RSUD Asembagus. Sedangkan satu korban luka Abdurrahman (15) dirujuk ke RS Jember karena mengalami luka bakar sekitar 90 persen.

    “Kejadian ini tentu saja melukai kita bersama bahwa salah satu korban telah dinyatakan meninggal, dan enam luka-luka masih dirawat di rumah sakit. Lima [di antaranya] di RS Asem Bagus satu sudah di rujuk ke RS Jember,” ucapnya.

    Bayu menuturkan, laporan ledakan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 12.00 WIB, tepat setelah waktu salat zuhur. Petugas dari Polsek setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi di wilayah Banyuputih untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi area untuj menjaga tempat kejadian perkara (TKP).

    “Terkait kronologinya jadi sekitar pukul 12.00 WIB setelah salat zuhur kami mendapatkan informasi bahwa terjadi ledakan di daerah Banyuputih dan kemudian setelah diamankan oleh Pak Kapolsek, Pak Kapolsek melaksanakan pengamanan area, melakukan sterilisasi dengan cara memasang police line,” ujar dia.

    Meski demikian, tim penyidik Polres Situbondo belum bisa melakukan olah TKP secara menyeluruh. Hal ini karena mereka tak memiliki kapasitas sebagai penjinak bom atau bahan peledak.

    “Kemudian karena kami tidak memiliki kemampuan penjinakan bom, kita memanggil gegana dari Bondowoso untuk melakukan penjinakan. Jadi sampai saat ini kami belum mampu untuk melakukan olah TKP karena menunggu status sterilisasi,” katanya.

    Bayu menyebut fokus utama pihaknya saat ini adalah memastikan penanganan korban selamat berjalan maksimal. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah pengamanan lokasi secara teknis dengan melibatkan tim Jibom (Penjinak Bom) dan tim identifikasi dari tingkat Polda Jatim.

    Lebih lanjut, Bayu pun mengimbau warga untuk tak mendekat ke area ledakan dan memperingatkan agar tidak ada lagi masyarakat yang memproduksi petasan, terutama momentum bulan suci Ramadan dan Lebaran Idulfitri.

    (dal/frd/dal)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kasus Suap Hakim, Eks Petinggi Perusahaan Sawit Dituntut 15 Tahun Bui

    February 18, 2026

    Catatan Komisi I DPR soal Pasukan TNI ke Gaza di Bawah Board of Peace

    February 18, 2026

    Buzzer Kasus Perintangan Penyidikan Kejagung Dituntut 8-10 Tahun Bui

    February 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Profil Pemain Kunci Jelang Laga Fenerbahce vs Nottingham Forest di Liga Europa

    Berita Olahraga February 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Europa: Fenerbahce dan Nottingham Forest akan saling bertemu dalam laga lanjutan Liga…

    Komdigi Beberkan Masalah Kuota Internet dan Refund di MK

    February 18, 2026

    2 Klub yang Dikabarkan Kepincut dengan Kiper Belanda Ronald Koeman Jr, Nomor 1 Persib Bandung! : Okezone Bola

    February 18, 2026

    Kasus Suap Hakim, Eks Petinggi Perusahaan Sawit Dituntut 15 Tahun Bui

    February 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Profil Pemain Kunci Jelang Laga Fenerbahce vs Nottingham Forest di Liga Europa

    February 18, 2026

    Komdigi Beberkan Masalah Kuota Internet dan Refund di MK

    February 18, 2026

    2 Klub yang Dikabarkan Kepincut dengan Kiper Belanda Ronald Koeman Jr, Nomor 1 Persib Bandung! : Okezone Bola

    February 18, 2026

    Kasus Suap Hakim, Eks Petinggi Perusahaan Sawit Dituntut 15 Tahun Bui

    February 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.