Waspadai Minum Teh saat Sahur, Cek 5 Alasannya. (Foto: Freepik)
JAKARTA – Bulan Ramadan identik dengan berbagai pilihan minuman untuk sahur dan berbuka, salah satunya teh hangat maupun teh manis. Banyak orang menganggap teh sebagai minuman ringan yang aman dikonsumsi kapan saja, termasuk saat perut kosong setelah seharian berpuasa.
Namun, di balik rasanya yang menenangkan, konsumsi teh saat sahur dan berbuka puasa ternyata perlu diperhatikan. Kandungan kafein dan zat lain di dalam teh dapat memengaruhi kondisi tubuh, terutama ketika sistem pencernaan sedang sensitif setelah berpuasa.
Beberapa efeknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi dapat berdampak pada kenyamanan berpuasa sepanjang hari. Mulai dari gangguan lambung hingga kualitas tidur yang menurun, kebiasaan minum teh di waktu yang kurang tepat bisa memicu masalah tertentu.
Karena itu, penting memahami alasan mengapa teh tidak selalu menjadi pilihan terbaik saat sahur maupun berbuka. Berikut sejumlah penyebab yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi teh selama Ramadan seperti dirangkum okezone dari pubmed.ncbi, Kamis (19/2/2026).
1. Memicu Asam Lambung Naik
Teh mengandung kafein yang memberikan manfaat bagi tubuh. Namun, kafein juga dapat merangsang produksi asam lambung.

