Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IHSG Berpeluang Menguat ke 8.440 Hari Ini : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Indonesia Saat Ini HadapiTriple Planetary Crisis

    February 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Ini Alasan Gus Ipul Layak Pimpin PBNU

    Ini Alasan Gus Ipul Layak Pimpin PBNU

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 18, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal itu disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon dan Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH Imam Jazuli, Lc, MA, menjelang Muktamar ke-35 NU.


    Menurut KH Imam Jazuli, NU di abad kedua menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya, mulai dari dinamika geopolitik global, transformasi digital, hingga penguatan ekonomi umat.

    Karena itu, NU membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki akar pesantren yang kuat, tetapi juga kecakapan manajerial dan pengalaman birokrasi yang mumpuni.



    “NU membutuhkan pemimpin transformatif. Sosok yang memahami tradisi Aswaja secara mendalam, tetapi juga mampu mengelola organisasi modern dengan tata kelola yang profesional. Dalam konteks itu, Gus Ipul memiliki paket yang lengkap,” ujar KH Imam Jazuli dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 18 Februari 2026.

    Menurut dia, Gus Ipul memilik kemampuan manajerial dan pengalaman birokrasi. Berbeda dengan struktur organisasi tradisional, NU saat ini mengelola aset yang masif, mulai dari lembaga pendidikan hingga fasilitas kesehatan.
     
    “Pengalaman Gus Ipul sebagai Menteri, Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode, hingga Wali Kota Pasuruan, memberikan bekal tata kelola (governance) yang profesional. Ia tahu cara menggerakkan roda organisasi secara efisien dan akuntabel,” jelas pengurus PBNU Periode 2010-2015 itu.

    Sambungnya, Gus Ipul memiliki kemampuan unik untuk berkomunikasi dengan para Kiai Sepuh (Mustasyar) sekaligus merangkul kaum milenial dan Gen-Z di tubuh NU. Sebagai mantan Ketua Umum GP Ansor, Gus Ipul memahami psikologi gerakan pemuda, namun tetap menjunjung tinggi nilai tawadhu’ kepada para guru dan ulama.

    “Kekuatan kultural ini juga memungkinkannya menjembatani kiai-kiai di jajaran Syuriyah dengan pengurus struktural di Tanfidziyah, menciptakan harmoni yang diperlukan dalam pengambilan keputusan tertinggi,” terangnya.

    Masih kata Kiai Imanm, Gus Ipul memiliki jaringan lintas sektoral yang luas. Kepemimpinan NU ke depan membutuhkan akses luas ke tingkat nasional maupun internasional. 

    “Gus Ipul memiliki kedekatan dengan berbagai elemen bangsa: pemerintah, pengusaha, hingga aktivis lintas agama. Jaringan ini krusial untuk memperkuat posisi tawar NU dalam kebijakan publik dan diplomasi kemanusiaan,” jelasnya lagi.

    Terkait, visi kemandirian ekonomi jam’iyah termasuk menjadi nilai lebih Gus Ipul  dalam membawa tantangan besar NU.

    “Dengan latar belakangnya, ia diprediksi mampu mengorkestrasi potensi ekonomi NU yang selama ini masih tercecer menjadi kekuatan korporasi sosial yang solid,” ucapnya.

    Kiai Imam lantas menilai komitmen Gus Ipul terhadap moderasi beragama (wasathiyah) di tengah arus polarisasi ideologi menjadi hal penting dalam memimpin NU ke depan.

    “Ia memahami betul bagaimana menerjemahkan konsep Islam Nusantara ke dalam aksi nyata yang dapat diterima oleh masyarakat luas tanpa menghilangkan substansi nilai-nilai Aswaja. NU tidak hanya butuh sosok yang alim secara keilmuan, tapi juga cekatan dalam pengabdian (khidmah) dan paham peta politik serta ekonomi global,” pungkasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Saham Pertahanan Melambung di Tengah Sinyal Mundurnya Bos ECB

    February 19, 2026

    Korban Tewas di Jalur Gaza Tembus 75.000 Jiwa

    February 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    IHSG Berpeluang Menguat ke 8.440 Hari Ini : Okezone Economy

    Program Presiden February 19, 2026

    IHSG diprediksi melanjutkan lagi penguatan pada perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto) …

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Indonesia Saat Ini HadapiTriple Planetary Crisis

    February 19, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Eintracht Frankfurt, 21 Februari 2026 Bundesliga

    February 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    IHSG Berpeluang Menguat ke 8.440 Hari Ini : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Indonesia Saat Ini HadapiTriple Planetary Crisis

    February 19, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Eintracht Frankfurt, 21 Februari 2026 Bundesliga

    February 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.