Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Indeks Utama Kompak Naik

    February 19, 2026

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.916.000 per Gram : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Michael Olise Ingin Berkarier di Spanyol, Dua Raksasa Siaga Satu

    February 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Update OTT Anggota DPRD Muara Enim dan Anak di Kasus Jaringan Irigasi

    Update OTT Anggota DPRD Muara Enim dan Anak di Kasus Jaringan Irigasi

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 18, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota DPRD Muara Enim berinisial KT dan anaknya, RA, pada Rabu (18/2).

    Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana mengatakan OTT dilakukan terkait dugaan penerimaan hadiah atau janji gratifikasi dalam proyek di lingkungan Kabupaten Muara Enim.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Hari ini 18 Februari 2026. Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melakukan OTT di Muara Enim penangkapan terhadap dua orang berinisial KT selaku Anggota DPRD Muara Enim dan RA selaku anak dari KT,” katanya mengutip detikcom.

    Mengutip dari Antara, kejaksaan telah menjadikan keduanya tersangka kasus perkara penerimaan hadiah atau janji atau gratifikasi/suap pada kegiatan pengembangan jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu Kecamatan Tanjung Agung pada Dinas PUPR Muara Enim.





    Berikut rangkaian informasi terkini soal OTT anggota DPRD Muara Enim dan anaknya tersebut:

    Dugaan penerimaan uang Rp1,6 miliar

    Ketut mengungkapkan keduanya diduga menerima uang sekitar Rp1,6 miliar dari pengusaha atau rekanan proyek.

    “Uang tersebut berkaitan dengan pencairan uang muka kegiatan Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim. Sehingga kegiatan proyek itu tidak berjalan,” ungkapnya.

    Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp7 miliar. Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap 10 orang saksi, uang Rp1,6 miliar itu diduga telah digunakan untuk membeli satu unit mobil mewah.

    Penggeledahan

    Ketut menyebutkan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melakukan penggeledahan pada tiga lokasi.

    Tiga lokasi itu adalah rumah KT di Perumahan Hunian Sederhana Greencity Blok Q5 Desa Muara Lawai Kabupaten Muara Enim.

    Kemudian rumah–yang juga miilk KT–di Perumahan Hunian Sederhana Greencity Blok Q6 Desa Muara Lawai Kabupaten Muara Enim. Lalu rumah MH di Jl. Pramuka 4 Rt.1 Rw.7 Kel. Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

    “Saat ini tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan telah memeriksa sepuluh orang saksi dan ternyata uang sekitar Rp1,6 miliar tersebut yang bersumber dari proyek tersebut,” katanya.

    Penyitaan

    Dari hasil penggeledahan pada tiga lokasi tersebut, Ketut mengatakan penyidik melakukan penyitaan barang bukti berupa dokumen dan lainnya.

    Adapun yang disita antara lain satu unit mobil Alphard warna putih Plat B 2451 KYR, dokumen, barang elektronik handphone, serta surat yang dianggap perlu dan berkaitan dengan perkara tersebut.

    Kemungkinan tersangka lain

    Ketut menerangkan perkara tersebut akan terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemeriksaan pemerintah daerah termasuk Bupati.

    “Perkara ini akan terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemeriksaan dari pemerintah daerah termasuk Bupati Muara Enim,” kata pria yang pernah menjadi Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tersebut.

    (antara/kid)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tiga Indeks Utama Kompak Naik

    February 19, 2026

    Bos Victoria’s Secret Tegaskan Tak Terlibat Kejahatan Epstein

    February 19, 2026

    Viral Warga Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Ini Kata Ajudan

    February 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Tiga Indeks Utama Kompak Naik

    Berita Nasional February 19, 2026

    Dikutip dari Reuters, Kamis 19 Februari 2026, pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, indeks Dow…

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.916.000 per Gram : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Michael Olise Ingin Berkarier di Spanyol, Dua Raksasa Siaga Satu

    February 19, 2026

    Bos Victoria’s Secret Tegaskan Tak Terlibat Kejahatan Epstein

    February 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Tiga Indeks Utama Kompak Naik

    February 19, 2026

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.916.000 per Gram : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Michael Olise Ingin Berkarier di Spanyol, Dua Raksasa Siaga Satu

    February 19, 2026

    Bos Victoria’s Secret Tegaskan Tak Terlibat Kejahatan Epstein

    February 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.