Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sudah Fit, Sarri Bisa memainkan Gelandang Andalan Lazio vs Cagliari

    February 19, 2026

    Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

    February 19, 2026

    DKI Atur Jam Belajar Ramadhan, Siswa Pulang Maksimal Jam 2 Siang : Okezone News

    February 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Konsesi Panas Bumi di Malut Bentuk Inkonsistensi Pemerintah

    Konsesi Panas Bumi di Malut Bentuk Inkonsistensi Pemerintah

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 19, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



     
    “Kebijakan diambil pemerintah dipersepsikan sebagai inkonsisten dengan komitmen moral dan aspirasi rakyat terutama di isu geopolitik besar seperti perjuangan untuk kemerdekaan Palestina,” kata Aras dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 18 Februari 2026.
     


    Lanjut dia, hal tersebut bisa berujung pada gesekan politik domestik yang meluas. Terlebih ketika kelompok masyarakat sipil, akademisi, dan partai politik telah menyuarakan kekhawatiran terhadap keputusan ini sebagai tindakan yang inkonsisten.
     
    “Masalah semacam ini bukan sekadar persoalan energi: ia memengaruhi ikon identitas nasional, kemampuan pemerintah untuk menjaga ruang dialog publik, serta stabilitas politik dalam jangka menengah dan panjang,” jelasnya.


     
    Aras menilai ada tantangan strategis dalam menyelaraskan tindakan ekonomi dengan keberpihakan Indonesia terhadap Palestina, yang menjadi bagian dari narasi besar kebijakan luar negeri negeri ini. 

    “Presiden Prabowo telah menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina dalam berbagai forum internasional. Namun, langkah praktis seperti menyetujui investasi dari pihak yang terhubung langsung atau tidak langsung dengan Israel bisa dipandang sebagai reduksi substansi dari kepemimpinan politik itu sendiri,” ungkap dia.
     
    Bagi Aras, keberpihakan politik tidak bisa hanya menjadi slogan diplomatik. Keberpihakan itu harus tercermin dalam kebijakan ekonomi, investasi, dan hubungan bisnis internasional.
     
    Secara diplomasi internasional, ia menilai Indonesia kini menghadapi tantangan kredibilitas. 

    “Dalam hubungan internasional modern, konsistensi adalah aset strategis. Ketika sebuah negara berbicara tentang nilai kemanusiaan di satu sisi, namun terlihat membuka ruang ekonomi yang kontradiktif dengan nilai tersebut, maka kredibilitas diplomatik itu akan terkikis,” bebernya.
     
    Menurutnya, Indonesia bisa menghadapi tekanan dari mitra global jika persepsi internasional semakin menguat bahwa kebijakan negara bergerak tidak konsisten. 

    “Hal ini bisa berdampak pada kemampuan diplomatik Indonesia untuk mendapatkan dukungan dalam isu-isu internasional lain, seperti hak asasi manusia, perubahan iklim, dan forum multilateralisme,” tutupnya.
     





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

    February 19, 2026

    Ahmad Sahroni Kembali Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR Gantikan Rusdi Masse

    February 19, 2026

    Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

    February 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Sudah Fit, Sarri Bisa memainkan Gelandang Andalan Lazio vs Cagliari

    Berita Olahraga February 19, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Pelatih Lazio, Maurizio Sarri dikabarkan sudah bisa mengandalkan servis Toma Basic…

    Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

    February 19, 2026

    DKI Atur Jam Belajar Ramadhan, Siswa Pulang Maksimal Jam 2 Siang : Okezone News

    February 19, 2026

    DPR Sepakat Terima Hibah Kapal Patroli 1,9 Miliar Yen dari Jepang

    February 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Sudah Fit, Sarri Bisa memainkan Gelandang Andalan Lazio vs Cagliari

    February 19, 2026

    Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

    February 19, 2026

    DKI Atur Jam Belajar Ramadhan, Siswa Pulang Maksimal Jam 2 Siang : Okezone News

    February 19, 2026

    DPR Sepakat Terima Hibah Kapal Patroli 1,9 Miliar Yen dari Jepang

    February 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.