Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

    February 19, 2026

    Media Thailand Soroti Kerusuhan di GBLA: Persib Bandung Berpotensi Kena Sanksi Berat AFC Akibat Amukan Suporter : Okezone Bola

    February 19, 2026

    Sidang RPTKA, Saksi Bayu Bantah Jadi Penyidik KPK Peras Rp10 M

    February 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Politikus PDIP Sebut Jokowi Tak Bisa ‘Cuci Tangan’ soal Revisi UU KPK

    Politikus PDIP Sebut Jokowi Tak Bisa ‘Cuci Tangan’ soal Revisi UU KPK

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 19, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Politikus PDI Perjuangan Aria Bima menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa lepas tangan terkait revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) pada 2019 silam.

    “Kalau sebagai presiden ketujuh, keenam, kelima ya saya kira masih ada tanggung jawab. Sebagai pribadi ya tidak, tapi sebagai presiden, mantan presiden,” kata Bima di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (19/2).

    Di sisi lain, ia menilai UU KPK tak perlu dikembalikan ke versi yang lama.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Menurutnya, UU KPK ke depan harus lebih progresif terutama dalam pengawasan terhadap kebijakan dan pengelolaan sumber daya mineral yang dinilai rawan kebocoran.

    “Harus juga bisa menjangkau tidak hanya sekedar mengamati perihal soal APBN, tapi soal kebijakan terutama menyangkut sumber daya mineral. Sumber daya alam ini harus diselamatkan dan dipakai sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.





    Terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai pembicaraan terkait undang-undang tidak bisa diletakkan pada selera ketika berkuasa.

    “Bicara undang-undang, bukan bicara tentang selera kekuasaan. Ketika saya berkuasa, undang-undangnya saya ubah. Ketika saya tidak berkuasa, maka undang-undang yang saya ubah itu ternyata salah, ubah lagi deh. Bukan seperti itu,” kata Said.

    Said mengatakan turunnya indeks persepsi korupsi di Indonesia harus menjadi momentum untuk diperbaiki bersama.

    “Jangan kemudian kita melompat dari satu titik ke titik yang lain. Kita benahi, kita baru membenahi RUU yang sudah menjadi Undang-Undang KUHP, itu dulu mari kita selesaikan. Setelah itu, mari kita pertimbangkan secara matang-matang kondisi objektifnya seperti apa. Bukan karena Abraham Samad, bukan karena Jokowi-nya. Nggak ada urusan dengan itu semua, karena ini urusan bangsa,” ujar Said.

    Jokowisebelumnyamengaku menyetujui usulan mantan Ketua KPK Abraham Samad agar UU KPK dikembalikan ke versi yang lama. Jokowi menyinggung UU KPK versi tersebut merupakan hasil inisiatif DPR.

    Jokowi bahkan mengaku tak terlibat dalam revisi UU KPK pada 2019 lalu. Kala itu, dia mengaku tak ikut meneken hasil revisinya.

    “Ya, saya setuju, bagus,” jawab Jokowi usai menonton laga Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan Solo, Jumat (13/2).

    (yoa/ugo)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

    February 19, 2026

    AKBP Didik Putra Kuncoro Resmi Dipecat

    February 19, 2026

    Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

    February 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

    Berita Nasional February 19, 2026

    Budiman Bayu Prasojo diagendakan diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada…

    Media Thailand Soroti Kerusuhan di GBLA: Persib Bandung Berpotensi Kena Sanksi Berat AFC Akibat Amukan Suporter : Okezone Bola

    February 19, 2026

    Sidang RPTKA, Saksi Bayu Bantah Jadi Penyidik KPK Peras Rp10 M

    February 19, 2026

    Morgan Gibbs-White Ungkap Dampak Instan Vitor Pereira di Forest

    February 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

    February 19, 2026

    Media Thailand Soroti Kerusuhan di GBLA: Persib Bandung Berpotensi Kena Sanksi Berat AFC Akibat Amukan Suporter : Okezone Bola

    February 19, 2026

    Sidang RPTKA, Saksi Bayu Bantah Jadi Penyidik KPK Peras Rp10 M

    February 19, 2026

    Morgan Gibbs-White Ungkap Dampak Instan Vitor Pereira di Forest

    February 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.