Leigh Wood dan Josh Warrington sama-sama memprediksi laga ulang mereka akan berakhir cepat saat kembali bertemu, Sabtu (21/2), di Motorpoint Arena, Nottingham.
Duel ini menjadi pertemuan kedua setelah pertarungan pertama lebih dari dua tahun lalu dimenangi Wood lewat KO ronde ketujuh.
Pada pertemuan awal tersebut, Warrington sebenarnya unggul di kartu penilaian sebelum Wood mendaratkan kombinasi lima pukulan yang mengakhiri laga dalam situasi yang sempat memicu perdebatan.
Kini, kedua rival kembali dipertemukan dalam laga yang disebut sebagai kesempatan terakhir bagi masing-masing untuk tetap bersaing di level tertinggi.
Leigh Wood (28-4, 17 KO) dan Josh Warrington (32-4-1, 8 KO) sama-sama menelan kekalahan sejak duel pertama mereka. Karena itu, pertarungan ulang ini sarat gengsi dan dipandang sebagai “last roll of the dice” bagi keduanya.
“Ya, saya rasa memang akan berakhir cepat. Itulah satu-satunya cara saya melihat pertarungan ini,” kata Josh Warrington dalam konferensi pers jelang laga.
Ia menilai dirinya telah melakukan banyak hal dengan benar pada pertemuan pertama.
“Kami meninju dengan baik, menguasainya, menekannya ke tali ring, membuatnya bertahan. Kami melakukan semua yang perlu, tapi kami terlalu terbuka,” ujarnya.
Di sisi lain, Wood yang kembali bertarung di kota kelahirannya, Nottingham, mengaku siap melalui pertarungan keras demi meraih kemenangan.
Ia tidak mengharapkan duel yang mudah.
“Saya percaya diri. Bukan berarti ini akan mudah. Saya tidak ingin mudah. Saya merasa lebih baik ketika harus melalui kesulitan dan tetap menang, seperti yang sudah terjadi di pertarungan-pertarungan sebelumnya,” kata Wood.
Pelatih Leigh Wood, Ben Davison, memuji keberanian kedua petinju yang kembali mengambil risiko besar dalam laga yang diprediksi penuh aksi.
Menurutnya, karakter dan gaya bertarung Wood maupun Warrington menjanjikan duel sengit.
“Kedua petinju ini punya hati besar dan stamina luar biasa. Yang satu seperti punya senapan mesin di tangannya, yang lain seperti bom nuklir. Itu hanya berarti satu hal: perang lagi,” ujar Davison.
Atmosfer di Motorpoint Arena dipastikan memanas dengan tiket yang telah terjual habis. Selain gengsi pribadi, reputasi dan masa depan karier menjadi taruhan utama dalam duel ini.
Wood juga mengungkapkan inspirasinya dari mantan juara dunia kelas menengah super asal Nottingham, Carl Froch.
Ia menyebut Froch sebagai sosok yang menginspirasi sejak kecil ketika menyaksikan langsung pertarungan di arena yang sama.
Kini, Leigh Wood bertekad kembali menorehkan momen besar di hadapan publik Nottingham, sementara Warrington datang dengan misi membalas kekalahan dan menutup rivalitas dengan kemenangan KO.
Artikel Tag: carl froch, josh warrington, leigh wood
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/leigh-wood-dan-josh-warrington-sama-sama-sesumbar-bakal-menang-ko

