Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Demokrasi Lumpuh, Dunia Porak-poranda

    February 21, 2026

    Jadi Kru Pemotretan, 13 WN Tiongkok dan Malaysia Dideportasi : Okezone News

    February 21, 2026

    Santri di Mamuju Ditangkap Usai Buang Bayi di Belakang Ponpes

    February 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Integritas Aparat Penegak Hukum Harga Mati

    Integritas Aparat Penegak Hukum Harga Mati

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 20, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



     
    “Ya, integritas itu harga mati. Dan tidak bisa ditawar-tawar. Dan itu harus ada apa? Ada pada aparat penegak hukum. Karena mereka, ya tempat di mana warga menggantungkan harapan dan keadilan,” ujar Nasir dalam diskusi Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) bertajuk “Menakar Batasan Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi”, di Walking Drums, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Februari 2026.
      


    Ia pun mengingatkan pentingnya prinsip rule of law sebagai arsitektur filosofis negara hukum. 

    Menurutnya, rule of law memiliki dua fungsi utama. Pertama, mengekang potensi penyalahgunaan kekuasaan negara. Kedua, melindungi warga negara satu sama lain.


     
    “Jadi, dengan adanya negara hukum, maka dia mengekang. Mengekang kesewenang-wenangan negara. Karena negara itu pasti punya potensi sewenang-wenang,” tegas Legislator PKS tersebut. 
     
    Ia menilai, undang-undang sebagai produk negara tidak boleh digunakan secara serampangan, apalagi dengan norma yang bersifat abstrak. 

    Salah satunya, Pasal 2 dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menyebutkan “barang siapa secara melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.”
     
    Lanjut dia, frasa tersebut kerap ditafsirkan terlalu luas. Nasir juga menyinggung pentingnya integritas aparat penegak hukum. 

    Dalam konteks entitas bisnis, ia menekankan bahwa keputusan direksi, termasuk di badan usaha milik negara (BUMN), harus dilihat dari prinsip itikad baik, kehati-hatian, serta tidak adanya konflik kepentingan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas dan regulasi BUMN.

    “Jadi sebagai payung untuk melindungi direksi dan jajarannya dari hal-hal yang aneh-aneh, begitu. Dan kemudian ya diselesaikan secara perdata dulu, gitu. Sama seperti, misalnya, orang bertengkar di dunia maya, lalu dilaporkan, seharusnya kan diselesaikan secara perdata dulu, ya. Ngobrol, duduk, macam-macam, gitu. Ini nggak langsung pidana, gitu. Kan ini masalah kita, ya,” pungkas Nasir.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Demokrasi Lumpuh, Dunia Porak-poranda

    February 21, 2026

    Santri di Mamuju Ditangkap Usai Buang Bayi di Belakang Ponpes

    February 21, 2026

    Pertamina Perbesar Porsi Impor LPG dari Amerika Serikat jadi 70 Persen

    February 21, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Demokrasi Lumpuh, Dunia Porak-poranda

    Berita Nasional February 21, 2026

    Studi yang dibagikan kepada media tersebut dilakukan pada bulan September dan melibatkan 9.800 pemilih dari…

    Jadi Kru Pemotretan, 13 WN Tiongkok dan Malaysia Dideportasi : Okezone News

    February 21, 2026

    Santri di Mamuju Ditangkap Usai Buang Bayi di Belakang Ponpes

    February 21, 2026

    Bareskrim Sita 4 Boks Emas Batangan Terkait TPPU Rp25,8 T

    February 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Demokrasi Lumpuh, Dunia Porak-poranda

    February 21, 2026

    Jadi Kru Pemotretan, 13 WN Tiongkok dan Malaysia Dideportasi : Okezone News

    February 21, 2026

    Santri di Mamuju Ditangkap Usai Buang Bayi di Belakang Ponpes

    February 21, 2026

    Bareskrim Sita 4 Boks Emas Batangan Terkait TPPU Rp25,8 T

    February 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.