
Jakarta, CNN Indonesia —
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengatakan fraksi partainya di DPR tengah menggodok soal nilai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Hal itu disampaikan Paloh usai pelepasan Tim Safari NasDem Pulau Jawa di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2).
“Sedang digodok oleh kawan-kawan di DPR ya, fraksi DPR, tentu dengan Komisi II. Saya serahkan dulu pada mereka untuk bersama dengan para pimpinan fraksi lainnya,” kata Paloh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paloh memberi sinyal NasDem akan konsisten dengan usul lama nilai ambang batas sebesar tujuh persen. Ia mengatakan NasDem ingin menyederhanakan sistem multipartai menjadi selected party.
“NasDem berpikir sejujurnya dari sistem multipartai, kalau bisa kita berubah menjadi selected party, itu jauh lebih efektif bagi implementasi hasil manfaat kebebasan demokrasi yang kita miliki. Jadi agak bisa jadi perenungan bagi kita,” kata Paloh.
Ketentuan ambang batas parlemen diatur lewat UU Pemilu. Tahun ini perubahan undang-undang atau RUU tersebut telah masuk ambang prolegnas 2026 untuk dibahas Komisi II DPR.
Meski begitu, Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya telah meminta agar ambang batas parlemen empat persen kembali dikaji melalui putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023.
MK menilai ambang batas parlemen bisa tetap berlaku selama DPR dan pemerintah menetapkan angka tersebut berdasarkan kajian yang memadai. Putusan itu final dan mengikat sehingga DPR dan pemerintah harus merevisi UU Pemilu.
(yoa/har)
[Gambas:Video CNN]

