Berita Liga Italia: Penyerang Como, Martin Baturina menyebut laga melawan Luka Modric sebagai sebuah impian yang jadi nyata setelah timnya bermain imbang lawan AC Milan.
Pemain asal Kroasia tersebut menunjukkan bakat besarnya sepanjang laga di San Siro dengan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Hingga pekan ke-25, ia telah mengoleksi 4 gol dan 7 assist di kompetisi Serie A.
Martin Baturina dipasang sebagai penyerang lubang bersama Nico Paz untuk menandingi formasi 3-5-2 yang diterapkan Max Allegri. Strategi tersebut terbukti menyulitkan barisan pertahanan tim tuan rumah selama laga.
Setelah pertandingan, penyerang berusia 23 tahun tersebut berbicara kepada DAZN mengenai perasaannya menghadapi sang legenda hidup Kroasia tersebut. Hubungan keduanya dikenal sangat dekat karena sering bermain bersama di tim nasional.
“Apa yang bisa saya katakan tentang Luka? Kami adalah teman melalui tim nasional. Merupakan sebuah impian untuk bermain bersama dan melawannya di lapangan,” ujar Baturina.
Menariknya, Baturina berkelakar mengenai permintaan kaos kepada Luka Modric setelah peluit panjang dibunyikan. Ia bercanda agar manajemen rossoneri menyediakan stok kaos lebih banyak untuk ditukarkan oleh para pemain.
“Dia memberikan kaosnya kepada saya pada pertemuan pertama, dan sekarang dia memberikannya kepada Smolcic. Jika Milan bisa menyediakan lebih banyak kaos, kami semua akan merasa jauh lebih bahagia,”
Persahabatan antara kedua pemain ini menjadi sorotan hangat di kalangan media olahraga Italia pasca pertandingan besar tersebut.
Artikel Tag: serie a, ac milan, martin baturina
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/lawan-luka-modric-martin-baturina-mimpi-yang-jadi-kenyataan

