Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Surabaya Samator Menambah Penderitaan Garuda Jaya

    February 22, 2026

    Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

    February 22, 2026

    Gerimis Warnai CFD Pertama Ramadhan, Kawasan Bundaran HI Thamrin Lebih Lengang : Okezone News

    February 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Menteri Bukan Batu Loncatan Ambisi Politik Kekuasaan

    Menteri Bukan Batu Loncatan Ambisi Politik Kekuasaan

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 21, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Diskusi ini ditujukan agar kementerian dapat fokus terhadap pelaksanaan program kerja yang sudah dicanangkan. Bukan hanya dijadikan batu loncatan ambisi politik kekuasaan. 


    Dalam diskusi yang dipandu oleh Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPP GMNI Ainun Samidah ini turut dihadiri sejumlah pembicara yakni pengamat politik Ray Rangkuti, pengamat sosial Hizkia Darmayana, Ketua Bidang Pertanian dan Perikanan DPP GMNI Ferdinando Saferi, serta Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP GMNI Adi Suherman Tebwaiyanan.

    Ray Rangkuti dalam kesempatan itu menyatakan hubungan antara pemerintah, dimana para menteri termasuk didalamnya, dengan rakyat telah diatur dalam konstitusi (UUD 1945). 



    Dalam konteks keislaman, kata Ray, ada fiqh siyasah yang mengatur seluk-beluk tata negara berdasarkan prinsip syariat Islam untuk mewujudkan kemaslahatan rakyat. Salah satu yang diatur dalam fiqh siyasah itu adalah hubungan pemimpin dan rakyat.

    “Nah dalam hal ini relasi yang seharusnya terbangun adalah pelayanan yang total dari pemerintah kepada rakyat sebagai tuannya, karena dalam demokrasi rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi,” ujar Ray dikutip Minggu 22 Februari 2026.

    Sementara pengamat sosial Hizkia Darmayana menyatakan, terjadinya disorientasi kementerian disebabkan adanya benturan antara perspektif etis-ideologis dengan perspektif praktis realistis di kalangan para menteri.

    Benturan itu terjadi karena kepentingan  politik para menteri terkadang bertentangan dengan nilai-nilai etis yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. 

    “Benturan itu tampak ketika ada kebijakan atau pernyataan para Menteri yang tak selaras dengan nilai-nilai etis dalam Pancasila dan UUD 1945, sebagai dasar dan konstitusi negara kita,” kata Hizkia.

    Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pertanian dan Perikanan DPP GMNI Ferdinando Saferi mengungkapkan problematika kementerian telah ada sejak dahulu.

    Problematika itu biasanya muncul ketika kebijakan para menteri tak mendatangkan kemaslahatan bagi rakyat. 

    “Persoalannya adalah ketika problematika itu muncul secara berulang dari masa ke masa, seperti ketika ada menteri yang tak produktif, sehingga kementerian mengalami disorientasi fungsi,” kata Ferdinando.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

    February 22, 2026

    Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

    February 22, 2026

    Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

    February 22, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Surabaya Samator Menambah Penderitaan Garuda Jaya

    Berita Olahraga February 22, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Voli: Surabaya Samator memberikan kekalahan keempat secara beruntun untuk Jakarta Garuda Jaya. Hasil…

    Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

    February 22, 2026

    Gerimis Warnai CFD Pertama Ramadhan, Kawasan Bundaran HI Thamrin Lebih Lengang : Okezone News

    February 22, 2026

    Bikin Blunder Saat Dikalahkan Como, Spalletti Bela Michele Di Gregorio

    February 22, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Surabaya Samator Menambah Penderitaan Garuda Jaya

    February 22, 2026

    Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

    February 22, 2026

    Gerimis Warnai CFD Pertama Ramadhan, Kawasan Bundaran HI Thamrin Lebih Lengang : Okezone News

    February 22, 2026

    Bikin Blunder Saat Dikalahkan Como, Spalletti Bela Michele Di Gregorio

    February 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.