Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Newcastle dan Fulham Bersaing Dapatkan Zeki Celik

    February 24, 2026

    Panduan Belanja Cerdas Ramadan Agar Tidak Boros Sampai Lebaran

    February 24, 2026

    Purbaya Kebut Proyek Blok Masela, Targetkan Produksi 2029 : Okezone Economy

    February 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»AS Larang RI Kenakan Pajak ke Netflix-Google, Kemenkeu Sebut Tak Ganggu APBN

    AS Larang RI Kenakan Pajak ke Netflix-Google, Kemenkeu Sebut Tak Ganggu APBN

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 24, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Ketentuan itu tertuang dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang disepakati antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump. 


    Dalam Article 3.1: Digital Services Taxes ditegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengenakan pajak jasa digital atau pajak serupa lainnya yang mendiskriminasi perusahaan AS, baik secara hukum maupun secara faktual.

    Selain itu, pada Article 2.12: Border Measures and Taxes, Indonesia juga disebut tidak akan menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) yang bersifat diskriminatif terhadap perusahaan-perusahaan AS.



    Meski demikian, Kementerian Keuangan memastikan klausul tersebut tidak akan mengganggu pemungutan PPN atas Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

    Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu, menjelaskan bahwa pajak jasa digital yang dimaksud dalam dokumen ART berbeda dengan PPN PMSE yang saat ini diatur dalam peraturan perundang-undangan nasional.

    Menurut Febrio, pajak digital yang dibahas dalam ART merujuk pada skema pajak khusus yang hingga kini masih menjadi perdebatan global. Pajak tersebut memang menyasar perusahaan-perusahaan teknologi besar, yang sebagian besar berasal dari AS seperti Google dan Netflix.

    “Ini adalah terbatas pada beberapa puluh perusahaan seperti Google, Netflix dan sebagainya. Itu dampaknya sangat terbatas bagi penerimaan pajak di Indonesia, tetapi, PMSE ini tetap jalan karena ini sesuai dengan yang sifatnya non-discriminatory. Jadi, PPN yang dipungut oleh DJP terhadap PMSE itu tetap berjalan,” ujar Febrio dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026, Senin 23 Febuari 2026.

    Ia menegaskan, sekalipun Indonesia nantinya tidak menerapkan pajak digital khusus sebagaimana dimaksud dalam ART, perusahaan-perusahaan digital asing tetap dikenakan PPN PMSE sepanjang memenuhi kriteria yang berlaku.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, Bimo Wijayanto, menekankan bahwa klausul dalam perjanjian dagang tersebut berlandaskan prinsip non-diskriminasi.

    “Jadi semua ditetapkan non-discrimination kemudian dirancang diberlakukan secara umum, objektif dengan kriteria yang sama. Jadi dari sisi Direktorat Jenderal Pajak, pemajakan yang dilaksanakan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini seperti PPN berlaku secara umum tanpa memandang asal pelaku usaha,” tandasnya.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Panduan Belanja Cerdas Ramadan Agar Tidak Boros Sampai Lebaran

    February 24, 2026

    PUI Dukung Penuh Polri di Bawah Presiden Demi Stabilitas Bangsa

    February 24, 2026

    Transjakarta Tabrak Ojol di Gunung Sahari, Motor Tersangkut di Bumper

    February 24, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Newcastle dan Fulham Bersaing Dapatkan Zeki Celik

    Berita Olahraga February 24, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Bek kanan tim nasional Turkiye, Zeki Celik, menjadi komoditas panas jelang bursa…

    Panduan Belanja Cerdas Ramadan Agar Tidak Boros Sampai Lebaran

    February 24, 2026

    Purbaya Kebut Proyek Blok Masela, Targetkan Produksi 2029 : Okezone Economy

    February 24, 2026

    Paul Scholes Kritik Sikap Declan Rice dalam Derby London Utara

    February 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Newcastle dan Fulham Bersaing Dapatkan Zeki Celik

    February 24, 2026

    Panduan Belanja Cerdas Ramadan Agar Tidak Boros Sampai Lebaran

    February 24, 2026

    Purbaya Kebut Proyek Blok Masela, Targetkan Produksi 2029 : Okezone Economy

    February 24, 2026

    Paul Scholes Kritik Sikap Declan Rice dalam Derby London Utara

    February 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.