Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    401 Bus Mudik Gratis ke 34 Kota, Pendaftaran Mulai 1 Maret 2026 : Okezone Economy

    February 25, 2026

    Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia

    February 25, 2026

    Lima Pembalap MotoGP yang Hadapi Musim 2026 Krusial

    February 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Jokowi Dicap sebagai Aktor Pelemahan KPK yang ‘Carmuk’ ke Prabowo

    Jokowi Dicap sebagai Aktor Pelemahan KPK yang ‘Carmuk’ ke Prabowo

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 25, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menuturkan bahwa UU KPK 2019 merupakan produk legislasi rezim Jokowi yang melemahkan lembaga antirasuah. Namun, sikap bertentangan yang ditunjukkan Jokowi di era pemerintahan Prabowo dapat ditafsirkan sebagai strategi politis.


    “Perasaan Jokowi yang yakin dapat memengaruhi Prabowo untuk merevisi UU KPK sama dengan carmuk, untuk keyakinan dirinya bahwa Prabowo-Gibran akan dua periode,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 25 Februari 2026.

    Lebih jauh, Magister Ilmu Politik dari Universitas Nasional itu menilai, seringnya Jokowi tampil di publik belakangan ini dan seolah memerhatikan berbagai isu, adalah bagian dari upaya mengaburkan fokus kerja pemerintahan.



    “Jokowi masih akan terus merecoki kepemimpinan Prabowo. Akibatnya, publik menilai Jokowi tidak konsisten antara perbuatan dan pernyataannya. Publik telah menorehkan tiga catatan negatif terkait UU KPK 2019,” jelasnya.

    Menurut Efriza, catatan tersebut meliputi; Jokowi sebagai aktor pelemahan institusi KPK, pemimpin yang tidak mendukung agenda pemberantasan korupsi, dan  aktor kemunduran demokrasi melalui revisi UU KPK 2019.

    Catatan ini menegaskan persepsi publik mengenai kontroversi sikap Jokowi terkait UU KPK dan dampaknya terhadap citra pemberantasan korupsi di Indonesia.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Reaktivasi Jalur Kereta Api Diprioritaskan ke Jawa Barat

    February 25, 2026

    Polri Gelar Evaluasi soal Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil

    February 25, 2026

    Pelanggaran THR Terus Berulang Bukti Lemahnya Sanksi bagi Perusahaan Nakal

    February 25, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    401 Bus Mudik Gratis ke 34 Kota, Pendaftaran Mulai 1 Maret 2026 : Okezone Economy

    Program Presiden February 25, 2026

    Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan 401 unit bus untuk program mudik gratis…

    Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia

    February 25, 2026

    Lima Pembalap MotoGP yang Hadapi Musim 2026 Krusial

    February 25, 2026

    Reaktivasi Jalur Kereta Api Diprioritaskan ke Jawa Barat

    February 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    401 Bus Mudik Gratis ke 34 Kota, Pendaftaran Mulai 1 Maret 2026 : Okezone Economy

    February 25, 2026

    Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia

    February 25, 2026

    Lima Pembalap MotoGP yang Hadapi Musim 2026 Krusial

    February 25, 2026

    Reaktivasi Jalur Kereta Api Diprioritaskan ke Jawa Barat

    February 25, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.