Berita Liga Italia: Insiden Ruben Loftus-Cheek dan gol Mariano Troilo dalam laga AC Milan vs Parma memicu perdebatan sengit dan membelah opini para ahli wasit di Italia.
Kekalahan 0-1 rossoneri di San Siro menyisakan luka mendalam, terutama terkait dua momen krusial yang dinilai merugikan tim asuhan Max Allegri. Para pakar sepak bola kini mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR di laga tersebut.
Insiden pertama yang disorot adalah benturan keras antara kiper Parma, Corvi, dengan Loftus-Cheek. Pemain asal Inggris itu menderita cedera serius pada tulang alveolar dan harus menjalani operasi, namun wasit tidak memberikan penalti bagi Il Diavolo.
Beberapa ahli menilai tindakan Corvi merupakan pelanggaran fatal. Namun, ada pula yang sepakat dengan keputusan wasit bahwa insiden tersebut hanyalah sebuah kecelakaan atau benturan yang tidak disengaja.
Kontroversi kedua muncul saat gol Mariano Troilo disahkan melalui intervensi VAR. Padahal, wasit Piccinini awalnya telah menganulir gol tersebut karena melihat adanya gangguan terhadap Mike Maignan serta tekanan fisik kepada Davide Bartesaghi.
Banyak analis wasit berpendapat bahwa intervensi VAR tidak seharusnya dilakukan karena tidak ada kesalahan yang jelas dan nyata (clear and obvious error). Keputusan untuk mengubah hasil awal dinilai sebagai langkah yang terlalu dipaksakan.
Perbedaan tafsir terhadap peraturan ini membuat manajemen rossoneri merasa sangat frustrasi karena kehilangan poin krusial. Keputusan-keputusan tersebut dianggap telah mengubah jalannya kompetisi Serie A musim 2026 secara signifikan.
Artikel Tag: serie a, ac milan, loftus-cheek
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/insiden-loftus-cheek-dan-gol-mariano-troilo-bikin-wasit-serie-a-tercemar

