Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rayvonte Rice Resmi Memperkuat Kesatria Bengawan Solo

    February 25, 2026

    Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

    February 25, 2026

    Diduga Langgar Hukum, KLH Bekukan 80 Izin Tambang Batubara dan Nikel : Okezone News

    February 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Implementasi Perjanjian Dagang RI-AS Harus Diawasi Ketat

    Implementasi Perjanjian Dagang RI-AS Harus Diawasi Ketat

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 25, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Namun, pengalaman global menunjukkan bahwa justru setelah kesepakatan ditandatangani, proses pengujian yang sesungguhnya dimulai. Hal inilah yang kini menyertai implementasi Agreement on Reciprocal Trade antara Indonesia dan Amerika Serikat.


    Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin, menyebut perkembangan terbaru di AS turut memberi dimensi baru. Putusan Supreme Court of the United States yang membatasi kewenangan tarif pemerintah federal menunjukkan bahwa fondasi politik suatu perjanjian dagang dapat berubah mengikuti dinamika domestik negara mitra.

    Secara hukum, perjanjian tetap berlaku. Namun, secara politik dan ekonomi, keseimbangan daya tawar bisa mengalami penyesuaian.



    “Bagi Indonesia, situasi ini perlu dibaca secara jernih dan strategis. Perubahan global tersebut bukan alasan untuk meragukan kerja sama internasional, melainkan momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan dan memastikan implementasi perjanjian berjalan sejalan dengan kepentingan nasional,” beber Amin, Rabu, 25 Februari 2026.

    Menurutnya, perjanjian dagang modern tidak lagi sekadar mengatur tarif dan arus barang. Di dalamnya terkandung pengaturan yang menyentuh tata kelola regulasi, ekonomi digital, standar industri, hingga arah kebijakan pembangunan domestik. Karena itu, pembacaan terhadap perjanjian harus dilakukan secara komprehensif, bukan parsial.

    Salah satu perhatian utama adalah komitmen pembelian produk Amerika Serikat dalam nilai yang signifikan. Dalam perspektif diplomasi ekonomi, langkah tersebut dapat memperkuat hubungan bilateral dan membuka peluang akses pasar yang lebih luas.

    Namun, pada saat yang sama, implementasinya harus tetap menjaga agenda strategis nasional, khususnya ketahanan pangan dan perlindungan terhadap sektor produksi dalam negeri.

    “Indonesia saat ini tengah mendorong penguatan swasembada pangan sebagai bagian dari prioritas pembangunan nasional. Oleh karena itu, keseimbangan antara keterbukaan perdagangan dan perlindungan kapasitas produksi domestik menjadi faktor kunci,” tegasnya.

    Kebijakan perdagangan, menurut Amin, seyogianya memperkuat petani dan pelaku usaha nasional, bukan justru menambah tekanan baru.

    Isu lain yang tak kalah penting adalah pengaturan ekonomi digital dan arus data lintas negara. Pasar digital Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di kawasan, sehingga setiap komitmen internasional di bidang ini akan berdampak langsung terhadap masa depan industri teknologi nasional.

    “Negara perlu tetap memiliki ruang kebijakan yang cukup untuk memastikan nilai ekonomi digital juga dinikmati pelaku usaha domestik,” ujarnya.

    Para ekonom sering menyebut risiko ini sebagai regulatory lock-in, yaitu kondisi ketika komitmen internasional berpotensi membatasi fleksibilitas kebijakan nasional di masa depan. Karena itu, pengawasan implementasi menjadi sama pentingnya dengan proses negosiasi awal.

    Wakil Ketua Fraksi PKS itu menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah pemerintah dalam memperluas kerja sama ekonomi global. Namun, dukungan tersebut berjalan beriringan dengan tanggung jawab konstitusional DPR untuk memastikan setiap kebijakan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

    Pendekatan ini mencerminkan sikap konstruktif bahwa kerja sama internasional diperlukan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, tetapi transparansi, kehati-hatian, dan evaluasi berkelanjutan tetap menjadi prasyarat utama.

    Dalam konteks yang lebih luas, perubahan lanskap perdagangan global justru membuka peluang besar bagi Indonesia.

    Dunia sedang mencari pusat pertumbuhan baru dan diversifikasi rantai pasok. Indonesia memiliki posisi strategis untuk memanfaatkan momentum tersebut melalui peningkatan daya saing industri, penguatan kualitas sumber daya manusia, dan konsistensi kebijakan ekonomi.

    Pada akhirnya, pertanyaan utama bukan sekadar apakah perjanjian ini menguntungkan atau merugikan. Yang lebih penting adalah bagaimana Indonesia mengelola implementasinya.

    Dengan pengawasan yang kuat, koordinasi kebijakan yang matang, serta keberpihakan pada kepentingan nasional, kerja sama perdagangan dapat menjadi instrumen penguatan kedaulatan ekonomi.

    “Kita harus bisa memastikan setiap peluang global benar-benar diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

    February 25, 2026

    PDIP Singgung Keadilan Anggaran antara Pendidikan dengan MBG

    February 25, 2026

    BGN Tegaskan Jatah MBG Rp8-10 Ribu per Porsi, Bukan Rp15 Ribu

    February 25, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Rayvonte Rice Resmi Memperkuat Kesatria Bengawan Solo

    Berita Olahraga February 25, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Basket IBL: Kesatria Bengawan Solo memperkenalkan pemain asing baru bernama Rayvonte Rice.  Pemain…

    Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

    February 25, 2026

    Diduga Langgar Hukum, KLH Bekukan 80 Izin Tambang Batubara dan Nikel : Okezone News

    February 25, 2026

    Media-media Italia Soroti Kekalahan Kontroversi AC Milan dari Parma

    February 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rayvonte Rice Resmi Memperkuat Kesatria Bengawan Solo

    February 25, 2026

    Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

    February 25, 2026

    Diduga Langgar Hukum, KLH Bekukan 80 Izin Tambang Batubara dan Nikel : Okezone News

    February 25, 2026

    Media-media Italia Soroti Kekalahan Kontroversi AC Milan dari Parma

    February 25, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.