Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jadwal Tersisa: Klub Premier League dengan Tantangan Terberat

    February 25, 2026

    Takjil Presisi

    February 25, 2026

    Pesan Dirut LPDP ke Alumni Penerima Beasiswa: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu! : Okezone Economy

    February 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Gibran Dukung Pelatihan AI bagi UMKM

    Gibran Dukung Pelatihan AI bagi UMKM

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 25, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dukungan ini seiring ditetapkannya Indonesia sebagai negara dengan target peserta terbesar dalam program AIM ASEAN, yakni 44 ribu UMKM dari total 100 ribu UMKM di sebelas negara ASEAN. 


    Hal ini ditegaskan Wapres saat menerima audiensi ASEAN Foundation di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.

    Dalam pertemuan tersebut, delegasi ASEAN Foundation memaparkan program AIM ASEAN, sebuah inisiatif pelatihan AI yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di kawasan Asia Tenggara. Indonesia menjadi salah satu fokus utama pelaksanaan program, mengingat besarnya kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.



    Legal Coordinator and Project Manager AIM ASEAN, Eci Ernawati, menjelaskan bahwa di Indonesia program ini dijalankan bersama mitra lokal, termasuk KUMPUL Impact dan Kaizen Room.

    “Beliau menyampaikan bahwa untuk kegiatan pelatihan AI, khususnya UMKM, di seluruh Indonesia, beliau akan mendukung, baik mungkin secara aksesnya kepada UMKM, kemudian juga secara tempatnya, dan kita akan support juga dari hal knowledge-nya. Jadi, memang kita mengharapkan ada kolaborasi dengan pemerintah dan Bapak Wakil Presiden sangat mendukung itu,” kata Eci.

    Menurutnya, dukungan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. 

    Pelatihan AI dinilai tidak hanya membantu UMKM dalam meningkatkan efisiensi usaha, tetapi juga membuka peluang inovasi produk, pemasaran berbasis data, hingga perluasan akses pasar.

    Selain AIM ASEAN, dalam audiensi tersebut juga dipaparkan AI Ready ASEAN Program yang menyasar 5,5 juta individu di seluruh negara ASEAN, termasuk guru, pemuda, dan orang tua. Program ini dirancang dengan pendekatan inklusif, dengan perhatian khusus kepada kelompok rentan.

    Project Manager AI Ready ASEAN, Diera Gala Paksi, menyampaikan bahwa program tersebut mendapat respons positif dari Wapres karena sejalan dengan agenda pembangunan sumber daya manusia nasional.

    “Bapak Wakil Presiden cukup antusias dengan adanya program ini, apalagi ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya pemberdayaan sumber daya manusia, dan juga memberikan dukungan yang cukup baik untuk implementasi program ini, baik itu dari segi infrastruktur dan lain-lain, terutama dari sisi inklusivitas, di mana kita juga menjangkau beberapa di antaranya semacam santri, terus daerah remote areas, dan juga kaum-kaum marginal lainnya,” bebernya.

    Khusus untuk UMKM, Diera menegaskan pentingnya keberlanjutan program melalui dukungan kebijakan dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan mitra pelaksana.

    “Kami sangat berterima kasih banyak atas dukungan dari Bapak Wakil Presiden dan juga kami cukup terbantu. Tentu ini juga sejalan dengan program AI Ready ASEAN, di mana kita tidak hanya fokus ke grassroot level, tapi bagaimana membuat program ini lebih sustain lagi dengan dukungan dari pemerintah, tentunya dari sisi kebijakan dan juga dukungan lain,” ucapnya.

    Melalui penguatan literasi dan pelatihan AI yang menyasar masyarakat umum maupun pelaku usaha, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga mampu membangun kedaulatan digital berbasis kapasitas sumber daya manusia yang unggul.

    “Kami berharap dengan adanya pelatihan AI, baik itu untuk masyarakat umum maupun UMKM, ini bisa membantu bagaimana Indonesia bisa daulat secara digital, dan kita juga melatih lebih banyak grassroot, baik itu masyarakatnya maupun UMKM-nya,” tutup Eci.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Takjil Presisi

    February 25, 2026

    Raja Yordania Puji Konsistensi RI Dukung Solusi Dua Negara

    February 25, 2026

    Mendagri Tito Ajak Kepala Daerah Manfaatkan Program 3 Juta Rumah

    February 25, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jadwal Tersisa: Klub Premier League dengan Tantangan Terberat

    Berita Olahraga February 25, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris – Musim Liga Premier Inggris memasuki bulan-bulan terakhir dengan persaingan sengit…

    Takjil Presisi

    February 25, 2026

    Pesan Dirut LPDP ke Alumni Penerima Beasiswa: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu! : Okezone Economy

    February 25, 2026

    Jaksa Minta DPR Tak Intervensi Kasus 2 Ton Sabu yang Jerat ABK Fandi

    February 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jadwal Tersisa: Klub Premier League dengan Tantangan Terberat

    February 25, 2026

    Takjil Presisi

    February 25, 2026

    Pesan Dirut LPDP ke Alumni Penerima Beasiswa: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu! : Okezone Economy

    February 25, 2026

    Jaksa Minta DPR Tak Intervensi Kasus 2 Ton Sabu yang Jerat ABK Fandi

    February 25, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.