Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Mau Terlena, Lennart Karl Pasang Target Tinggi Bersama Bayern Munich

    February 25, 2026

    Cegah Kegagalan Kebijakan, Pemerintah Minta Jateng Perkuat Inovasi Policy Brief : Okezone News

    February 25, 2026

    Pelita Jaya Jakarta Kuasai Klasemen di Paruh Pertama IBL

    February 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kemensos Mencari The Invisible People

    Kemensos Mencari The Invisible People

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 25, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat meninjau Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di RS Bhakti Husada, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu, 25 Februari 2026. 


    Mensos mengatakan, kegiatan tersebut menyasar keluarga yang membutuhkan bantuan, termasuk mereka yang kesulitan menebus ijazah sekolah, membutuhkan alat kesehatan maupun yang perlu diberdayakan secara ekonomi.

    “Ini adalah tugas Kemensos dan Presiden untuk benar-benar memperhatikan mereka yang disebut The Invisible People. Mereka ada di sekitar kita, tapi belum tersentuh program pembangunan,” kata Mensos dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.



    Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta maupun filantropi untuk menyisir warga yang belum terdata. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.

    Terkait penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI), ia memastikan langkah tersebut bukan pengurangan kuota, melainkan pengalihan kepada warga yang lebih memenuhi kriteria. Di Bekasi, sekitar 70 ribu lebih PBI dinonaktifkan.

    “Bukan dikurangi, tapi dialihkan kepada mereka yang lebih membutuhkan. Mudah-mudahan dengan data yang makin akurat, intervensi kita tepat dan hasilnya lebih berdampak,” jelasnya.

    Di sisi lain, ia berharap rumah sakit tetap melayani pasien PBI yang dinonaktifkan sembari menunggu solusi pembiayaan dibahas bersama pemerintah daerah atau pihak lain. Menurutnya, tidak boleh ada warga yang putus asa berobat karena ketiadaan biaya.

    “Data itu dinamis. Ada yang meninggal, pindah, lahir, berubah kondisi ekonomi. Jangan sampai kita membantu orang yang sudah meninggal atau sudah pindah,” pungkasnya.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

    February 25, 2026

    Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

    February 25, 2026

    AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

    February 25, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Tak Mau Terlena, Lennart Karl Pasang Target Tinggi Bersama Bayern Munich

    Berita Olahraga February 25, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Jerman: Pemain muda Bayern Munich, Lennart Karl, memasang target tinggi untuk mengamankan…

    Cegah Kegagalan Kebijakan, Pemerintah Minta Jateng Perkuat Inovasi Policy Brief : Okezone News

    February 25, 2026

    Pelita Jaya Jakarta Kuasai Klasemen di Paruh Pertama IBL

    February 25, 2026

    THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

    February 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Tak Mau Terlena, Lennart Karl Pasang Target Tinggi Bersama Bayern Munich

    February 25, 2026

    Cegah Kegagalan Kebijakan, Pemerintah Minta Jateng Perkuat Inovasi Policy Brief : Okezone News

    February 25, 2026

    Pelita Jaya Jakarta Kuasai Klasemen di Paruh Pertama IBL

    February 25, 2026

    THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

    February 25, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.