Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Comeback Bersejarah Atalanta dalam Malam Tak Terlupakan

    February 26, 2026

    Bill Gates Minta Maaf Pernah Dekat dengan Epstein

    February 26, 2026

    Daftar dan Ikuti Webinar Gratis MNC Sharia Investment Festival 2026 ‘Ramadan Market Outlook: Trading Opportunity dan Potensi Sektor Unggulan’ : Okezone Economy

    February 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»RI Gagal Negosiasi Transfer Teknologi dengan AS

    RI Gagal Negosiasi Transfer Teknologi dengan AS

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 25, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dalam pemberitaan Republika, pemerintah menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi ini tidak hanya soal modal, tetapi juga peningkatan kapasitas teknologi nasional.


    Namun jika dilihat dari isi perjanjian dagang Indonesia-AS yang telah disepakati, tidak ada satu pun pasal yang mewajibkan Amerika Serikat atau investornya untuk melakukan alih teknologi ke Indonesia. 

    Tidak ada klausul yang mengharuskan pembagian pengetahuan, kerja sama riset wajib, pembangunan pusat teknologi bersama, atau penguatan industri lokal melalui transfer keahlian.



    Yang justru ada adalah ketentuan bahwa Indonesia tidak boleh mensyaratkan transfer teknologi sebagai syarat perusahaan AS masuk dan beroperasi di Indonesia.

    Artinya, Indonesia secara hukum tidak bisa memaksa perusahaan Amerika membuka teknologi, proses produksi, atau sistem internal mereka sebagai bagian dari investasi.

    Di sinilah terlihat kegagalan negosiasi pemerintah. Jika sejak awal pemerintah menyatakan ingin mendorong transfer teknologi, maka seharusnya ada mekanisme pengaman dalam perjanjian yang memastikan hal itu terjadi. 

    Tanpa klausul yang mengikat, “transfer teknologi” hanya menjadi harapan, bukan kewajiban.

    Dalam industri energi dan mineral, teknologi adalah kunci kekuatan. Perusahaan global menjaga teknologi mereka dengan sangat ketat karena itu adalah sumber keuntungan dan keunggulan kompetitif. 

    Tanpa kewajiban dalam perjanjian, sangat kecil kemungkinan mereka akan secara sukarela menyerahkan teknologi inti yang bernilai tinggi.

    Sementara itu, Indonesia justru memberikan berbagai kemudahan dan perlindungan bagi investor AS, termasuk jaminan perlindungan hak kekayaan intelektual dan pembatasan kemampuan pemerintah untuk menetapkan syarat tertentu.

    Ini membuat posisi tawar Indonesia semakin lemah jika ingin mendorong alih teknologi setelah perjanjian ditandatangani.

    Akibatnya, yang berpotensi terjadi adalah skema lama dengan wajah baru. Investasi masuk, produksi berjalan, impor energi meningkat, tetapi penguasaan teknologi tetap berada di luar negeri.

    Indonesia menjadi pasar dan lokasi produksi, bukan pusat pengembangan teknologi.

    Jika tujuan besarnya adalah kemandirian energi dan peningkatan kapasitas nasional, maka kegagalan memasukkan klausul transfer teknologi dalam perjanjian adalah kelemahan strategis.

    Tanpa fondasi hukum yang kuat, janji transfer teknologi hanya bergantung pada negosiasi proyek per proyek, yang hasilnya tidak pasti.

    Karena itu, penting untuk jujur melihat kenyataan. Jika transfer teknologi tidak diikat dalam perjanjian, maka Indonesia pada dasarnya gagal mengamankan kepentingan strategisnya dalam negosiasi. 

    Optimisme politik tidak bisa menutupi fakta hukum. Yang dibutuhkan sekarang bukan sekadar narasi, tetapi evaluasi serius agar kerja sama internasional benar-benar menghasilkan peningkatan kemampuan teknologi nasional, bukan sekadar arus modal dan perdagangan semata.

    Hamdi Putra
    Forum Sipil Bersuara (FORSIBER)



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Bill Gates Minta Maaf Pernah Dekat dengan Epstein

    February 26, 2026

    Jelang Negosiasi Nuklir, Iran Tuduh AS-Israel Mainkan Propaganda Goebbels

    February 26, 2026

    Bukan Sekadar Gaji, Rasa Aman Jadi Kunci Kemandirian Finansial Gen Z

    February 26, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Comeback Bersejarah Atalanta dalam Malam Tak Terlupakan

    Berita Olahraga February 26, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Keajaiban Atalanta dalam Liga ChampionsDalam sebuah malam tak terlupakan di Bergamo,…

    Bill Gates Minta Maaf Pernah Dekat dengan Epstein

    February 26, 2026

    Daftar dan Ikuti Webinar Gratis MNC Sharia Investment Festival 2026 ‘Ramadan Market Outlook: Trading Opportunity dan Potensi Sektor Unggulan’ : Okezone Economy

    February 26, 2026

    Dua Klub Turki Tertarik Datangkan Kim Min-jae dari Bayern Munich

    February 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Comeback Bersejarah Atalanta dalam Malam Tak Terlupakan

    February 26, 2026

    Bill Gates Minta Maaf Pernah Dekat dengan Epstein

    February 26, 2026

    Daftar dan Ikuti Webinar Gratis MNC Sharia Investment Festival 2026 ‘Ramadan Market Outlook: Trading Opportunity dan Potensi Sektor Unggulan’ : Okezone Economy

    February 26, 2026

    Dua Klub Turki Tertarik Datangkan Kim Min-jae dari Bayern Munich

    February 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.