Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mendorong Pemprov DKI dapat memastikan harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Lebaran relatif stabil dan masih berada dalam batas harga eceran tertinggi (HET).
“Pemerintah wajib terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga ketersediaan pasokan,” kata Wahyu dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 26 Februari 2026.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, masih terdapat sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Meski secara umum harga bahan pokok tersebut dinilai relatif stabil,” ungkap Wahyu.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, mayoritas harga sembako tercatat merangkak naik.
Cabe rawit merah naik 9,54 persen menjadi Rp.83.850 per kilogram. Cabe merah keriting juga mulai naik 8,16 persen menjadi Rp.50.350 per kilogram.
Demikian pula harga bawang merah, naik 5,68 persen menjadi Rp.46.500 per kilogram, bawang putih ukuran sedang naik 1,35 persen menjadi Rp.41.3650 per kilogram.
Begitu pula dengan beras kualitas bawah tercatat naik 3,13 persen menjadi Rp.14.650 per kilogram.
Sedangkan beras kualitas bawah II naik 4,55 persen menjadi Rp.15.100 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam ras, 2,18 persen menjadi Rp.42.150 per kilogram.
Sementara daging sapi kualitas I meningkat 1,74 persen menjadi Rp.145.900 per kilogram. Sedangkan daging sapi kualitas II naik 2,83 persen menjadi 139.400/kg.

