Salah satu kegelisahan yang kerap muncul dari para awardee adalah kepastian pekerjaan setelah menyelesaikan studi dan kembali ke Tanah Air. Menurut Sudarto, jaminan pekerjaan bukan sepenuhnya berada dalam kewenangan LPDP, melainkan membutuhkan dukungan ekosistem yang lebih luas.
“Apakah LPDP menjamin nanti kalau mereka pulang dapat pekerjaan? Itu sudah di luar LPDP. Karena itu kami terus membangun dan mengoordinasikan ekosistem dengan berbagai pihak, termasuk industri dan pemerintah daerah, agar sistemnya semakin kuat,” ujar Sudarto saat ditemui pada Rabu malam, 25 Februari 2026.
Untuk menjawab tantangan tersebut, LPDP membuka peluang kerja sama dengan BPI Danantara serta sejumlah pelaku industri, termasuk sektor perbankan. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem talenta sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja bagi alumni.
Sudarto menjelaskan, diskusi dengan BPI Danantara terus berlangsung. Di sisi lain, LPDP juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa bank dalam skema perekrutan talenta unggulan.
Menurutnya, sebagian besar alumni LPDP sebenarnya telah bekerja di berbagai sektor strategis, termasuk perusahaan tambang besar. Namun demikian, LPDP masih melihat peluang kolaborasi melalui skema pro hire atau perekrutan langsung sesuai kebutuhan industri.
Selain memperluas koneksi dengan dunia usaha, LPDP juga memberikan opsi magang maupun kewirausahaan selama dua tahun setelah studi. Skema ini diharapkan menjadi jembatan transisi bagi alumni sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebelum masuk atau kembali ke pasar kerja nasional.

