Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga BBM Pertamina Naik Mulai 1 Maret, Pertamax Jadi Rp12.350 : Okezone Economy

    February 28, 2026

    Polisi Tangkap Piche Kota Tersangka Pemerkosaan di Atambua NTT

    February 28, 2026

    Pierre Kalulu Waspadai Donyell Malen Jelang Juventus Hadapi AS Roma

    February 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»KPK Diingatkan, Tebang Pilih Bisa Gerus Kepercayaan Publik

    KPK Diingatkan, Tebang Pilih Bisa Gerus Kepercayaan Publik

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 28, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus mengingatkan bahaya konstruksi perkara yang timpang.


    Menurut Iskandar, UU 31/1999 juncto UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mensyaratkan pembuktian menyeluruh, termasuk pada sisi korporasi pemberi suap.

    “Kalau hanya ASN yang dikejar dan satu perusahaan ditetapkan, maka jejaring pemberi yang lain bisa luput. Ini berisiko besar di persidangan,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.



    Ia memaparkan setidaknya empat risiko. Pertama, risiko pembuktian, Jaksa akan kesulitan menjelaskan korelasi antara sitaan lebih dari Rp45 miliar di dua safe house dengan hanya satu korporasi pemberi.

    “Kapasitas bisnis satu perusahaan bisa diuji di pengadilan. Jika tak proporsional dengan nilai sitaan, pembela akan mematahkan argumentasi jaksa,” katanya.

    Kedua, risiko aset dikembalikan. Jika tak terbukti sebagai hasil tindak pidana dari tersangka yang didakwa, aset sitaan berpotensi harus dikembalikan.

    “Ini skenario terburuk. Negara gagal merampas aset karena penyidikan tak menyentuh seluruh sumber dana,” tegasnya.

    Ketiga, risiko hilangnya kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia mengingatkan, tebang pilih akan menjadi racun legitimasi lembaga antirasuah.

    Keempat, risiko sistem korupsi tetap berjalan. Jika hanya satu pemain dihukum sementara yang lain tak disentuh, maka praktik akan terus hidup dengan wajah berbeda.

    IAW pun mendorong KPK segera meningkatkan status penanganan terhadap PT Infinity Nusantara Ekspres, PT Benua Bintang Jaya, dan PT Fasdeli International Express melalui pemeriksaan resmi dan pendalaman.

    Selain itu, KPK diminta menggunakan pendekatan pembuktian paralel antara penerima dan pemberi, serta mengoptimalkan Undang-Undang TPPU dengan menggandeng PPATK untuk melacak seluruh aliran dana.

    “Dengan perangkat hukum yang lengkap, memperluas penyidikan bukan pilihan, melainkan keharusan hukum,” tandas Iskandar.

    Ia menutup dengan peringatan keras. “Sejarah tidak mencatat cepatnya konferensi pers. Sejarah mencatat keberanian membangun perkara yang utuh dan tak mudah dipatahkan,” pungkasnya.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Menhan Iran dan Komandan IRGC Dikabarkan Tewas dalam Serangan Israel-AS

    February 28, 2026

    Imlek Jadi Momentum Persatuan Bangsa

    February 28, 2026

    Iran Tegaskan Hak Bela Diri dengan Kekuatan Militer

    February 28, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Harga BBM Pertamina Naik Mulai 1 Maret, Pertamax Jadi Rp12.350 : Okezone Economy

    Program Presiden February 28, 2026

    Harga BBM Pertamina (Foto: Okezone) JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuain…

    Polisi Tangkap Piche Kota Tersangka Pemerkosaan di Atambua NTT

    February 28, 2026

    Pierre Kalulu Waspadai Donyell Malen Jelang Juventus Hadapi AS Roma

    February 28, 2026

    Menhan Iran dan Komandan IRGC Dikabarkan Tewas dalam Serangan Israel-AS

    February 28, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Harga BBM Pertamina Naik Mulai 1 Maret, Pertamax Jadi Rp12.350 : Okezone Economy

    February 28, 2026

    Polisi Tangkap Piche Kota Tersangka Pemerkosaan di Atambua NTT

    February 28, 2026

    Pierre Kalulu Waspadai Donyell Malen Jelang Juventus Hadapi AS Roma

    February 28, 2026

    Menhan Iran dan Komandan IRGC Dikabarkan Tewas dalam Serangan Israel-AS

    February 28, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.