Kapten Ottawa Senators, Brady Tkachuk, mengaku kesal atas video hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) yang diunggah akun resmi Gedung Putih dan menampilkan dirinya seolah-olah menghina warga Kanada.
Video tersebut dipublikasikan melalui akun TikTok resmi Gedung Putih pada Minggu lalu.
Cuplikan itu menampilkan potongan konferensi pers Tkachuk bersaudara dalam ajang 4 Nations Face-Off Februari lalu, yang telah dimodifikasi menggunakan teknologi AI.
Dalam video tersebut, suara dan gerak bibir Brady Tkachuk direkayasa sehingga tampak mengucapkan kalimat bernada kasar terhadap warga Kanada, diiringi lagu “Free Bird” yang menjadi lagu selebrasi gol Tim USA.
Video itu juga mencantumkan keterangan bahwa media yang digunakan dihasilkan oleh AI.
Hingga kini, tayangan tersebut telah meraih lebih dari 11 juta penonton di TikTok dan menyebar luas di berbagai platform media sosial lainnya.
Berbicara kepada media di Ottawa pada Kamis (26/2), Brady Tkachuk menegaskan bahwa video tersebut palsu.
Itu merupakan kesempatan pertamanya berbicara kepada media sejak membawa Amerika Serikat meraih medali emas hoki es putra Olimpiade Musim Dingin di Milan.
“Itu jelas palsu. Itu bukan suara saya, bukan gerakan bibir saya,” ujar Tkachuk. “Kata-kata seperti itu tidak akan pernah keluar dari mulut saya.”
Tkachuk juga membantah tudingan warganet yang menyebut dirinya sebagai sosok yang berteriak “Tutup perbatasan utara!” saat panggilan ucapan selamat dari Presiden Donald Trump kepada tim hoki es putra AS usai kemenangan atas Kanada.
“Saya melihat banyak orang mengira itu saya. Namun, kalau dilihat lagi videonya, itu bukan suara saya,” katanya. “Saya tidak akan pernah mengatakan hal seperti itu.”
Dalam panggilan tersebut, Trump sempat melontarkan candaan soal tim hoki es putri AS yang juga meraih emas di Milan.
Ia menyebut harus mengundang tim putri ke Gedung Putih atau berisiko dimakzulkan, pernyataan yang kemudian memicu beragam reaksi.
Bintang tim putri, Hilary Knight, menyebut candaan itu “tidak pantas” dan menilai hal tersebut menutupi keberhasilan timnya.
Sementara penjaga gawang Boston Bruins, Jeremy Swayman, yang juga bagian dari Tim USA, mengatakan para pemain seharusnya bereaksi berbeda saat momen itu terjadi.
Brady Tkachuk menyatakan dirinya memahami jika para pemain putri merasa tersinggung.
Ia menegaskan hubungan tim putra dan putri sangat positif sepanjang Olimpiade, termasuk saling mendukung di pertandingan dan menghabiskan waktu bersama di perkampungan atlet.
Sebagai salah satu dari lima pemain Tim USA yang bermain untuk klub NHL berbasis di Kanada, posisi Tkachuk dinilai unik.
Ia telah lima musim terakhir menjadi kapten Ottawa Senators, klub yang bermarkas di ibu kota Kanada.
“Itu basis penggemar yang sangat penuh gairah,” ujarnya. “Setiap hari mereka mendukung saya, tapi selama tiga minggu mereka tidak bersorak untuk saya. Itu perasaan yang aneh.”
Meski demikian, Brady Tkachuk menegaskan membela negaranya adalah kehormatan. Ia menyebut keberhasilan membawa pulang emas merupakan impian masa kecilnya.
“Ketika Anda mewakili Amerika Serikat, itu tentang menjadi orang Amerika. Itu sebuah kehormatan,” kata Tkachuk. “Saya ingin mewujudkan mimpi saya dan membawa medali emas kembali ke AS.”
Artikel Tag: olimpiade musim dingin, hoki es
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/brady-tkachuk-kesal-video-ai-palsu-dirinya-diunggah-gedung-putih

