Mengutip Reuters, Menteri Pertahanan Iran, Amir Nasirzadeh, dan Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour, diyakini menjadi korban dalam serangan tersebut.
Informasi tersebut disampaikan oleh dua sumber yang mengetahui langsung operasi militer Israel serta satu sumber regional.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa hampir semua pejabat Iran selamat dan sehat.
“Hampir semua pejabat selamat dan sehat serta masih hidup. Kita mungkin kehilangan satu atau dua komandan. Tapi itu bukan masalah besar,” kata Araghchi dikutip dari kantor berita IRNA.
Saat ini aksi saling serang masih terus berlangsung. Terbaru, Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi tewasnya 57 siswi, dan 60 lain luka-luka di sebuah sekolah putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei mengecam serangan yang menargetkan para pelajar itu, dan meminta PBB untuk segera bertindak.
“Ini adalah kejahatan yang terang-terangan. Dunia harus menentang ketidakadilan yang serius ini. Dewan Keamanan PBB harus bertindak sekarang dalam menjalankan tanggung jawab utamanya berdasarkan Piagam PBB,” tandasnya.

