5 Cara Agar Puasa Ramadhan Gak Ingin yang Manis-Manis Melulu. (Foto: Freepik)
JAKARTA – Menjalankan puasa Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan pola makan agar tubuh tetap sehat. Setelah seharian berpuasa, wajar jika keinginan mengonsumsi makanan dan minuman manis meningkat.
Namun, tanpa kontrol yang tepat, kebiasaan ini bisa berujung pada konsumsi gula berlebihan yang berdampak pada lonjakan gula darah, rasa cepat lapar kembali, hingga peningkatan berat badan.
Setelah berbuka dengan makanan atau minuman manis, gula darah bisa melonjak dengan cepat. Lonjakan ini sering diikuti penurunan yang juga cepat, terutama jika tidak diimbangi protein, lemak sehat, atau serat.
Naik turun gula darah ini bisa memicu rasa lapar lagi, bahkan ketika sebenarnya kalori sudah cukup. Akibatnya, keinginan makan manis muncul berulang kali sepanjang malam Ramadhan.
Pola berbuka dan sahur yang tidak seimbang dapat memicu fluktuasi gula darah, gangguan metabolisme, hingga rasa lemas di keesokan harinya. Karena itu, penting untuk memahami strategi sederhana agar energi tetap stabil tanpa harus bergantung pada asupan gula tinggi.

