Laksma TNI Joko Andriyanto sebelumnya merupakan Komandan Puskopaska sejak Agustus 2025.
Jebolan AAL 1998 ini bukan orang baru dalam memegang kendali pertahanan laut di kawasan Indonesia timur, khususnya Laut Arafura (kawasan perairan Merauke). Pada 2024, Joko pernah menjabat sebagai Danlantamal XI Merauke.
Lantamal XI Merauke kemudian beralih status menjadi Kodaeral XI yang dipimpin perwira tinggi TNI AL berpangkat bintang dua pada 2025.
Dengan demikian, pria kelahiran 2 November 1976 ini akan menyandang pangkat bintang dua di pundak. Sebagai perwira yang kenyang dalam penugasan di pasukan katak, Joko memiliki kemampuan dalam mendeteksi segala ancaman keamanan di laut.
Perairan Merauke merupakan kawasan strategis yang juga berbatasan dengan perairan negara lain seperti Papua Nugini dan Australia. Berbagai pelanggaran keamanan laut kerap terjadi di kawasan ini.
Belum lagi ditambah dengan terus meningkatnya eskalasi gerakan separatis di Papua, membuat kerja Kodaeral XI menjadi lebih dinamis.
Tentunya, Joko yang pernah menjabat sebagai Danlanal Kotabaru dan Semarang ini juga bakal dihadapkan dengan banyak Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di kawasan Merauke.

