Purbalingga kembali menjadi saksi indahnya kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan. Forum Satuan Karya (Saka) se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Purbalingga sukses menyelenggarakan acara Buka Bersama dan Berbagi Takjil akbar. Kegiatan yang penuh makna ini berlangsung meriah pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Lanud Jenderal Besar Soedirman, menjadi magnet bagi ratusan anggota Pramuka untuk bersilaturahmi dan beramal.
Kolaborasi Lintas Saka: Mempererat Tali Persaudaraan
Acara ini tidak hanya sekadar momen buka puasa bersama, melainkan juga simbol kuatnya silaturahmi antar Satuan Karya (Saka) di Purbalingga. Sebanyak 250 peserta dari enam Saka berbeda turut ambil bagian. Mereka meliputi perwakilan dari Saka Dirgantara, Saka Wirakartika (dari Koramil Bobotsari, Karangmoncol, dan Kejobong), Saka Bhayangkara (dari Polres Purbalingga dan Polsek Kalimanah), Saka Bhakti Husada (dari Puskesmas Bojongsari dan Pengadegan), serta Saka Pariwisata dan Saka Widya Budaya Bakti. Keberagaman ini justru menjadi kekuatan yang memperkaya suasana.
Dukungan penuh juga datang dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Purbalingga, yang kehadirannya menegaskan sinergi solid antar unsur pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega di tingkat cabang. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan Gerakan Pramuka di daerah.
Pesan Inspiratif dari Tokoh Pramuka
Kak Riyanto, selaku Pamong sekaligus Pinsaka Saka Dirgantara Lanud Jenderal Besar Soedirman, menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas inisiatif ini. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar buka bersama, melainkan sarana mempererat tali persaudaraan antar anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kegiatan ini menjadi bukti bahwa apapun Sakanya, kita tetap satu dalam Gerakan Pramuka. Kita adalah relawan yang memiliki tujuan sama, yaitu membangun bangsa dan negara. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kita belajar tentang kepedulian dan keikhlasan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan.” Kak Riyanto juga berharap agar semangat kolaborasi ini terus berlanjut dan menjadi tradisi, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam program bakti lainnya, dengan Saka-saka lain berkesempatan menjadi tuan rumah.
Inovasi kegiatan pun diusulkan, seperti aksi sosial kebersihan lingkungan, bakti masyarakat, hingga edukasi publik yang selaras dengan program pemerintah dalam menjaga kebersihan dan ketertiban. Ini menunjukkan visi jangka panjang untuk dampak positif yang lebih luas.
Kebanggaan dan Harapan Ketua Forum Saka
Rasa syukur dan bangga juga diungkapkan oleh Kak Saifan, Ketua Forum Saka se-Kwarcab Purbalingga. Ia mengungkapkan bahwa selama delapan tahun aktif di Pramuka Penegak, baru kali ini kegiatan lintas Saka se-Kwarcab Purbalingga dapat terlaksana dengan sukses. “Alhamdulillah saya diberi amanah untuk memimpin kegiatan ini. Kegiatan berjalan lancar, penuh kebersamaan, dan aman. Semoga setelah ini akan lahir lebih banyak lagi kegiatan kolaboratif antar Saka di Purbalingga,” harapnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat sinergi dan solidaritas antar Saka, mendorong kemajuan, prestasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat Purbalingga. Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

