Laga krusial Coppa Italia malam ini akan menjadi panggung bagi dua penyerang Inter Milan, Ange-Yoan Bonny dan Marcus Thuram, untuk memimpin lini serang. Menurut laporan dari Corriere dello Sport via FCInterNews, pelatih Cristian Chivu telah mengambil keputusan strategis untuk menurunkan duo asal Prancis ini, terutama karena absennya kapten tim, Lautaro Martinez.
Pertandingan ini datang setelah hasil imbang 0-0 yang ‘dingin’ pada leg pertama di Stadio Giuseppe Sinigaglia bulan lalu. Kondisi ini membuat kedua tim memiliki segalanya untuk diperjuangkan dalam laga penentu di kandang Inter. Tantangan Nerazzurri semakin berat mengingat mereka harus bermain tanpa tiga pilar utama tim.
Absensi Pilar Kunci dan Momentum Pembuktian
Selain ‘El Toro’, Inter Milan juga dipastikan tidak akan diperkuat oleh dua bek tengah andalan, Alessandro Bastoni dan Yann Bisseck. Absensi ini tentu menuntut adaptasi taktis yang cerdik dari Chivu, sekaligus membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kapasitas mereka.
Marcus Thuram, yang kini berusia 28 tahun, tampaknya tengah berada di puncak performa setelah mengawali tahun baru kalender dengan sedikit hambatan. Ia berhasil mencetak gol dalam tiga pertandingan Serie A berturut-turut, termasuk dwigol krusial saat Inter meraih kemenangan 4-3 atas Como di laga sebelumnya. Momentum positif ini diharapkan dapat menular ke ajang Coppa Italia.
Sementara itu, Ange-Yoan Bonny menemukan dirinya lebih sering berada di bangku cadangan sepanjang tahun 2026 ini, dengan penampilan terakhirnya sebagai starter liga terjadi pada Derby della Madonnina di bulan Maret. Namun, malam ini, mantan penyerang Parma tersebut kemungkinan besar akan mendapatkan kepercayaan untuk mengisi posisi di lini depan, mengungguli Francesco Pio Esposito yang performanya belum konsisten. Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

