Kecelakaan tragis yang melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur meninggalkan duka mendalam bagi banyak keluarga. Salah satu kisah pilu datang dari Gita Septia Wardani (20), seorang mahasiswi yang menjadi korban dalam insiden nahas tersebut. Pesan singkatnya kepada sang ayah sebelum kejadian menjadi sorotan, menambah lapisan emosi pada tragedi yang terjadi.
Kronologi Pesan Terakhir yang Memilukan
Kakek Gita, Rajihun (63), menuturkan bahwa cucunya sempat mengirimkan pesan melalui aplikasi chat kepada ayahnya, sekitar sepuluh menit sebelum kecelakaan. “Pak, 10 menit lagi saya sampai Cibitung,” demikian bunyi pesan yang disampaikan Gita, merujuk pada stasiun tempat ayahnya telah menanti. Gita, yang saat itu dalam perjalanan pulang dari aktivitas perkuliahan, tak pernah tiba di tujuan. Ayahnya yang menjemput di Stasiun Cibitung akhirnya hanya mendapati kabar buruk mengenai insiden kereta.
Upaya Pencarian dan Harapan yang Pudar
Dalam keputusasaan, Rajihun berupaya mencari Gita di berbagai rumah sakit yang menerima korban kecelakaan, termasuk RS Plumbon, RSUD Cibitung, Bella Bekasi Timur, RS Primaya Bekasi Timur, hingga RSUD Bekasi. Namun, nama Gita tidak ditemukan dalam daftar korban yang dirawat. Barang-barang pribadi Gita, seperti tas berisi dompet, ponsel, dan payung, ditemukan utuh di posko Stasiun Bekasi Timur, mengindikasikan bahwa Gita terpisah dari barang bawaannya saat insiden terjadi. Kedua orang tua Gita kini berada di rumah, terguncang dan menunggu kabar pasti dari hasil pencarian.
Identifikasi Korban dan Deretan Nama yang Dikonfirmasi
Proses identifikasi korban kecelakaan terus dilakukan oleh pihak berwenang. Hingga saat ini, sebanyak 15 jenazah korban telah berhasil teridentifikasi di berbagai rumah sakit di Bekasi dan Jakarta. Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, menyatakan bahwa 10 jenazah berhasil diidentifikasi di RS Polri setelah sidang rekonsiliasi. Dalam daftar korban yang teridentifikasi, nama Gita Septia Wardany (20) turut disebutkan, mengakhiri penantian pilu keluarga.
Daftar Lengkap Korban Teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati:
- Tutik Anitasari (P/31)
- Harum Anjasari (P/27)
- Nur Alimantun Citra Lestari (P/19)
- Farida Utami (P/52)
- Vica Acnia Fratiwi (P/23)
- Ida Nuraida (P/48)
- Gita Septia Wardany (P/20)
- Fatmawati Rahmayani (P/29)
- Arinjani Novita Sari (P/25)
- Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32)
Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

