Hakim Langsung Keluar Usai Baca Vonis Nadiem Yusril Minta KY dan Bawas MA Turun Tangan
Lazimnya, hakim bertanya apakah terdakwa menerima atau banding atas vonis diberikan.
Hakim yang membacakan vonis terhadap Nadiem Makarim, mantan Mendikbud, tidak melanjutkan sidang.
Yusril Ihza Mahendra, mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung, menyuarakan kemungkinan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin turun tangan.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Sementara itu, Yusril juga menyebutkan bahwa Mahkamah Agung (MA) harus turun tangan dalam hal ini.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Yusril juga menilai bahwa sidang Nadiem ini merupakan contoh dari peran hakim yang tidak independen.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Yusril Minta Jokowi dan Ma’ruf Turun Tangan
Yusril menyebutkan bahwa peran hakim dalam sidang Nadiem ini tidak independen dan tidak adil.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Peran Hakim dalam Sidang Nadiem
Hakim yang membacakan vonis terhadap Nadiem Makarim, mantan Mendikbud, tidak melanjutkan sidang.
Yusril menyebutkan bahwa peran hakim dalam sidang Nadiem ini tidak independen dan tidak adil.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Yusril juga menilai bahwa sidang Nadiem ini merupakan contoh dari peran hakim yang tidak independen.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Yusril menyebutkan bahwa peran hakim dalam sidang Nadiem ini tidak independen dan tidak adil.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
Yusril juga menilai bahwa sidang Nadiem ini merupakan contoh dari peran hakim yang tidak independen.
“Jadi, saya pikir ini adalah salah satu kesempatan bagi Presiden dan Wakil Presiden untuk turun tangan,” kata Yusril dalam konferensi pers.
**Baca juga:** [Kasus Nadiem Makarim] dan [Peran Hakim dalam Sidang Nadiem]
*(Penulis: News Update | Editor: Tim Redaksi | Sumber: AFP, Reuters)*

