Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KPK Panggil Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji Yaqut

    January 23, 2026

    Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Juga di Penyangga Jakarta

    January 23, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Augsburg, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Simon Tahamata Bandingkan Pembinaan Usia Dini di Belanda dengan Indonesia : Okezone Bola

    Simon Tahamata Bandingkan Pembinaan Usia Dini di Belanda dengan Indonesia : Okezone Bola

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 8, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Simon Tahamata buka suara soal bedanya pembinaan usia dini di Belanda dengan Indonesia (Foto: Instagram/@simon_tahamata_)




    KEPALA pemandu bakat PSSI, Simon Tahamata, buka suara soal bedanya pembinaan usia dini di Belanda dengan Indonesia. Hal itu wajib jadi catatan untuk pengembangan sepakbola di Tanah Air.

    Sebagaimana diketahui, Simon dipercaya PSSI untuk mencari bakat-bakat terbaik untuk Timnas Indonesia sejak 26 Mei 2025. Ia bertugas memantau bibit-bibit terbaik di seantero negeri. 

    1. Mulai Kurang Dini

    Simon Tahamata. (Foto: Instagram/simon_tahamata_)

    Om Simon mengatakan, rentang usia pembinaan usia muda di Indonesia memang berbeda dengan Belanda dan negara-negara Eropa berdasarkan temuannya. Jadi, teknik dasarnya terkadang masih kurang berkualitas.

    “Ya, di Belanda sejak usia 8 tahun, sudah ada seleksi bagi calon-calon pemain masa depan. Di Indonesia, terus terang, sudah terlambat dengan bikin seleksi dengan umur lebih muda lagi,” kata Simon dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/11/2025).

    “Di Indonesia, mulai seleksi dari usia 13-14 tahun. Secara perlahan dan harus kami ikuti seperti di Eropa yaitu sejak 8 tahun,” tambah mantan pemain Ajax Amsterdam itu.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tak Gentar Tegakkan Hukum, Prabowo : Berani Suap, Anda Akan Terkejut : Okezone News

    January 23, 2026

    Daftar Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Usus : Okezone Women

    January 23, 2026

    Lolos Perempatfinal Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Masa Bodoh Dikritik karena Gaya Selebrasinya : Okezone Sports

    January 23, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    KPK Panggil Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji Yaqut

    Berita Nasional January 23, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Ario…

    Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Juga di Penyangga Jakarta

    January 23, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Augsburg, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 23, 2026

    MUI Ingatkan Indonesia soal Cacat Struktural Board of Peace

    January 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    KPK Panggil Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji Yaqut

    January 23, 2026

    Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Juga di Penyangga Jakarta

    January 23, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Augsburg, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 23, 2026

    MUI Ingatkan Indonesia soal Cacat Struktural Board of Peace

    January 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.