Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Abraham Wenas Berusaha Kembalikan Performa Terbaik

    February 15, 2026

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    DJP Ingatkan Ada Modus Penipuan Baru, Warga Diminta Waspada : Okezone Economy

    February 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Hoaks»[SALAH] Megawati Larang DPR Fraksi PDIP Sahkan RUU Perampasan Aset – TurnBackHoax.ID

    [SALAH] Megawati Larang DPR Fraksi PDIP Sahkan RUU Perampasan Aset – TurnBackHoax.ID

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 10, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    • Tidak ditemukan informasi kredibel yang mendukung klaim.
    • Unggahan berisi klaim “Megawati larang DPR fraksi PDIP sahkan RUU Perampasan Aset” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Akun Facebook “Bang Sukri” pada Jumat (21/9/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    “Megawati larang DPR fraksi PDIP sahkan RUU Perampasan Aset
    Puan boikot semua rapat DPR
    Presiden Prabowo ultimatum bubarkan DPR RI”

    Hingga Senin (10/11/2025), unggahan telah disukai sekitar 3.900 akun, 418 kali dibagikan ulang, serta menuai 1.900-an komentar.

    Pemeriksaan Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap klaim dengan mengetikkan kata kunci “Megawati larang DPR fraksi PDIP sahkan RUU Perampasan Aset” di mesin pencarian Google. Namun, tidak terdapat informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    Penelusuran teratas merujuk pada artikel kompas.com berjudul “Cek Fakta: Benarkah Megawati Menolak RUU Perampasan Aset?”.

    Pada artikel yang tayang Selasa (4/9/2025) itu dijelaskan bahwa Megawati dan PDIP mendukung adanya RUU Perampasan Aset. Hanya saja, Megawati mengkhawatirkan adanya potensi penyalahgunaan oleh aparat penegak hukum.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “tengah malam KPK periksa Puan Maharani dan petinggi PDIP” merupakan konten palsu (fabricated content).

    (Ditulis oleh Vinanda Febriani)



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    [SALAH] Luhut Ancam Rakyat Ikut Bayar Utang Whoosh – TurnBackHoax.ID

    November 12, 2025

    [SALAH] Wawancara Militer Israel soal Militer Indonesia ke Palestina – TurnBackHoax.ID

    November 12, 2025

    [PENIPUAN] Tautan “Undian Berhadiah Bank Jateng” – TurnBackHoax.ID

    November 12, 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Abraham Wenas Berusaha Kembalikan Performa Terbaik

    Berita Olahraga February 15, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Basket IBL: Playmaker andalan Kesatria Bengawan Solo, Abraham Wenas belum menemukan performa terbaiknya…

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    DJP Ingatkan Ada Modus Penipuan Baru, Warga Diminta Waspada : Okezone Economy

    February 15, 2026

    Chaka Traore Berhasil Bawa Milan Futuro Kembali ke Jalur Kemenangan

    February 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Abraham Wenas Berusaha Kembalikan Performa Terbaik

    February 15, 2026

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    DJP Ingatkan Ada Modus Penipuan Baru, Warga Diminta Waspada : Okezone Economy

    February 15, 2026

    Chaka Traore Berhasil Bawa Milan Futuro Kembali ke Jalur Kemenangan

    February 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.