Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Chelsea Unggul dalam Perburuan Bomber Atletico, Julian Alvarez

    February 8, 2026

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    Penculikan Anak di Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis : Okezone News

    February 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Harga Minyak Anjlok Drastis Setelah OPEC Rilis Prospek 2026

    Harga Minyak Anjlok Drastis Setelah OPEC Rilis Prospek 2026

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 13, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup turun 2,45 Dolar AS atau 3,76 persen menjadi 62,71 Dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat merosot 2,55 Dolar AS atau 4,18 persen ke 58,49 Dolar AS per barel.


    OPEC menjelaskan bahwa keseimbangan pasar akan tercapai berkat peningkatan produksi dari negara-negara anggota OPEC+ yang lebih luas. 

    “Prospek pasar yang seimbang jelas menjadi faktor utama penurunan harga. Pasar menganggap proyeksi OPEC lebih serius daripada IEA,” kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group.



    Sementara itu, Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan tahunan World Energy Outlook justru memperkirakan permintaan minyak dan gas masih akan terus meningkat hingga 2050, berbeda dari proyeksi sebelumnya yang menyebutkan permintaan akan mencapai puncak pada dekade ini.

    John Kilduff, mitra di Again Capital, menilai pernyataan OPEC mencerminkan lemahnya kondisi pasar. “Ada banyak kargo minyak mentah yang belum terjual. Pasar kini membentuk kurva harga baru di tengah ekonomi AS yang lesu,” ujarnya.

    Sebelumnya, kelebihan pasokan minyak telah menahan laju kenaikan harga. OPEC+ bahkan sepakat menunda peningkatan produksi pada kuartal pertama 2026, setelah sempat membatalkan pemangkasan produksi sejak Agustus tahun ini.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    70.202 Peserta BPJS PBI di Bandung Dinonaktifkan

    February 8, 2026

    Prabowo-Anies dalam Negative Correlation

    February 8, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Chelsea Unggul dalam Perburuan Bomber Atletico, Julian Alvarez

    Berita Olahraga February 8, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Chelsea semakin serius melangkah dalam upaya merekrut penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez,…

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    Penculikan Anak di Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis : Okezone News

    February 8, 2026

    Aceh Butuh Rp153 Triliun untuk Pemulihan Usai Bencana Banjir-Longsor

    February 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Chelsea Unggul dalam Perburuan Bomber Atletico, Julian Alvarez

    February 8, 2026

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    Penculikan Anak di Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis : Okezone News

    February 8, 2026

    Aceh Butuh Rp153 Triliun untuk Pemulihan Usai Bencana Banjir-Longsor

    February 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.