Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Abraham Wenas Berusaha Kembalikan Performa Terbaik

    February 15, 2026

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    DJP Ingatkan Ada Modus Penipuan Baru, Warga Diminta Waspada : Okezone Economy

    February 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kasus Gus Elham Ingatkan Pentingnya Edukasi Otoritas Tubuh pada Anak

    Kasus Gus Elham Ingatkan Pentingnya Edukasi Otoritas Tubuh pada Anak

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 13, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



     
    Hal ini ditegaskan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi merespons video yang viral tentang tindakan pendakwah Elham Yahya Luqman (Gus Elham), mencium anak perempuan di beberapa momen dakwah.


    “Kami sependapat dengan publik tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlepas dari status atau posisi siapapun yang melakukannya, termasuk mereka yang dianggap sebagai pemuka agama,” kata Arifah lewat keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 13 November 2025. 

    Kasus ini, menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga batas interaksi dengan anak. 



    “Perilaku yang melibatkan sentuhan fisik tanpa persetujuan, apalagi dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak, berpotensi menjadi bentuk pelecehan yang dapat berdampak psikologis serius pada korban,” ujar Arifah. 

    Kasus ini juga memperlihatkan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap relasi kuasa antara orang dewasa dan anak. Dalam banyak konteks sosial maupun keagamaan, figur otoritas sering berada pada posisi dominan dan dipercaya, yang dapat menciptakan ketimpangan kuasa. 

    “Relasi kuasa ini kerap dimanfaatkan melalui cara nonfisik seperti bujuk rayu, tekanan emosional, atau manipulasi psikologis yang dikenal sebagai child grooming,” katanya. 

    Pelaku biasanya berusaha menormalisasi perilaku menyimpang dengan alasan kasih sayang atau kedekatan. Akibatnya, anak bisa merasa bersalah, bingung, dan mengalami trauma jangka panjang. 

    Untuk mencegah kasus serupa, Menteri PPPA menekankan pentingnya edukasi tentang otoritas tubuh sejak usia dini. Anak perlu memahami tubuh mereka sepenuhnya milik mereka sendiri, serta tidak ada seorang pun yang berhak menyentuh atau melanggar batas pribadi mereka. 

    Edukasi ini juga melatih anak untuk menolak sentuhan yang tidak nyaman dan berani melapor kepada orang dewasa terpercaya. Edukasi tentang otoritas tubuh menjadi langkah strategis dalam mencegah praktik child grooming. 

    “Anak yang memahami batas tubuhnya lebih mampu mengenali tanda-tanda perilaku manipulatif, meskipun dilakukan oleh orang yang mereka kenal atau hormati. Dengan pengetahuan ini, anak dapat melindungi diri dan mencari bantuan lebih cepat,” ujarnya. 

    Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan. Orang tua diimbau membangun komunikasi terbuka dengan anak, sementara lembaga pendidikan dan sosial wajib memastikan adanya sistem pengawasan dan perlindungan yang efektif. 

    Peran orang tua menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, terutama kekerasan seksual. Orang tua memiliki tanggung jawab penting untuk memberikan edukasi sejak dini kepada anak-anak mengenai privasi dan cara menjaga tubuhnya sendiri.

    “Selain itu, orang tua perlu menanamkan keberanian pada anak untuk berbicara atau bercerita apabila mengalami atau mendapatkan perlakuan yang tidak pantas,” tegasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    Festival Bandeng Rawa Belong Dongkrak Omzet Pedagang

    February 15, 2026

    Jokowi Sedang Cari Muka Lewat UU KPK

    February 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Abraham Wenas Berusaha Kembalikan Performa Terbaik

    Berita Olahraga February 15, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Basket IBL: Playmaker andalan Kesatria Bengawan Solo, Abraham Wenas belum menemukan performa terbaiknya…

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    DJP Ingatkan Ada Modus Penipuan Baru, Warga Diminta Waspada : Okezone Economy

    February 15, 2026

    Chaka Traore Berhasil Bawa Milan Futuro Kembali ke Jalur Kemenangan

    February 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Abraham Wenas Berusaha Kembalikan Performa Terbaik

    February 15, 2026

    Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

    February 15, 2026

    DJP Ingatkan Ada Modus Penipuan Baru, Warga Diminta Waspada : Okezone Economy

    February 15, 2026

    Chaka Traore Berhasil Bawa Milan Futuro Kembali ke Jalur Kemenangan

    February 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.