Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sikap PDIP soal Pilkada Bakal Dibacakan di Penutupan Rakernas

    January 10, 2026

    Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali di SEA Games 2025, Prabowo: Jangan Hanya Diberi Terima Kasih! : Okezone Sports

    January 10, 2026

    Aksi Gagal, Geng Curanmor Acungkan Pistol ke Penjaga Toko di Tangerang

    January 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Mimpi Pertumbuhan 8 Persen Masih Jauh dari Kenyataan

    Mimpi Pertumbuhan 8 Persen Masih Jauh dari Kenyataan

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 13, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) sekaligus mantan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI, Muhammad Syarkawi Rauf, menyebut sejumlah lembaga internasional memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan hanya akan berkisar di angka 4,8-5,2 persen. 


    OECD dan IMF, misalnya, sama-sama memproyeksikan pertumbuhan 4,9 persen pada 2025. Sementara Bank Indonesia (BI) memperkirakan dalam rentang 4,6-5,4 persen, dan pemerintah menargetkan 5,2 persen dalam APBN 2025.

    “Angka ini jelas jauh dari mimpi pemerintah untuk tumbuh 6-8 persen,” kata Syarkawi dalam keterangan resmi pada Kamis, 13 November 2025.



    Jika melihat data pertumbuhan ekonomi kuartalan, tren stagnan, kata Syarkawi terlihat jelas. Pertumbuhan kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87 persen, naik menjadi 5,12 persen pada kuartal II, namun kembali melambat ke 5,04 persen di kuartal III. Pelambatan ini disebabkan menurunnya laju investasi dari 6,99 persen menjadi 5,04 persen.

    “Proporsi investasi terhadap PDB hanya 31,48 persen dengan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) sebesar 6,245. Itu sebabnya pertumbuhan kita hanya 5,04 persen,” ujarnya.

    Syarkawi menjelaskan, angka ICOR rasio antara tambahan investasi dengan tambahan output menunjukkan tingkat efisiensi ekonomi suatu negara. Semakin rendah ICOR, semakin efisien penggunaan modal dalam menghasilkan pertumbuhan ekonomi.

    “Stagnasi pertumbuhan ekonomi nasional di sekitar angka 5,0 persen disebabkan oleh tingginya inefisiensi perekonomian nasional. Hal ini tercermin pada angka ICOR tahun 2025 yang diperkirakan sebesar 6,245,” tuturnya.

    Ia juga membandingkan ICOR Indonesia yang masih tinggi dari negara lain, seperti Vietnam 4,6, Thailand 4,4, Malaysia 4,5, dan India 4,5. Menurutnya, dengan ICOR setinggi itu, Indonesia butuh investasi hampir 50 persen dari PDB hanya untuk mencapai pertumbuhan 8 persen. 

    “Dengan angka ICOR sebesar 6,245 dan persentase investasi terhadap GDP sekitar 31-32 persen, maka pertumbuhan ekonomi tahun 2025 hanya akan berada pada rentang  antara 4,96-5,12 persen,” tambahnya.

    Sementara India, dengan ICOR 4,5, bisa tumbuh hampir 7 persen dengan investasi 31 persen dari PDB. Untuk memperbaiki situasi ini, Syarkawi menekankan pentingnya reformasi struktural. 

    “Langkah paling penting adalah mendorong efisiensi dan mengurangi kebocoran ekonomi. ICOR harus turun dari 6,245 menjadi 5-6 dalam lima tahun ke depan,” tuturnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Sikap PDIP soal Pilkada Bakal Dibacakan di Penutupan Rakernas

    January 10, 2026

    Megawati Kecam Invasi AS ke Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

    January 10, 2026

    Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh Sehat di Tengah Turbulensi Global

    January 10, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Sikap PDIP soal Pilkada Bakal Dibacakan di Penutupan Rakernas

    Berita Nasional January 10, 2026

    Untuk saat ini, DPP PDIP masih mendengar masukan dari DPD-DPD PDIP di seluruh Indonesia. Hal…

    Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali di SEA Games 2025, Prabowo: Jangan Hanya Diberi Terima Kasih! : Okezone Sports

    January 10, 2026

    Aksi Gagal, Geng Curanmor Acungkan Pistol ke Penjaga Toko di Tangerang

    January 10, 2026

    Bove Tinggalkan Roma, Lanjutkan Karier di Luar Negeri

    January 10, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Sikap PDIP soal Pilkada Bakal Dibacakan di Penutupan Rakernas

    January 10, 2026

    Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali di SEA Games 2025, Prabowo: Jangan Hanya Diberi Terima Kasih! : Okezone Sports

    January 10, 2026

    Aksi Gagal, Geng Curanmor Acungkan Pistol ke Penjaga Toko di Tangerang

    January 10, 2026

    Bove Tinggalkan Roma, Lanjutkan Karier di Luar Negeri

    January 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.