Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tanah Bergerak di Babakan Madang Bogor, 11 Rumah Rusak : Okezone News

    February 1, 2026

    Guerschon Yabusele Tak Tutup Peluang Kembali ke Euroleague

    February 1, 2026

    Peringatan Khamenei ke AS: Serang Iran Berakibat Perang Regional : Okezone News

    February 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»BGN Tetapkan Juknis Baru, SPPG Maksimal Layani 2.500 Penerima MBG

    BGN Tetapkan Juknis Baru, SPPG Maksimal Layani 2.500 Penerima MBG

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 14, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan petunjuk teknis (Juknis) terbaru yang mengatur kapasitas pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam ketentuan baru tersebut, setiap SPPG yang baru beroperasi ditetapkan maksimal melayani 2.500 penerima manfaat.

    Dikutip dari Antara, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengaturan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan pengelolaan gizi berjalan optimal di setiap satuan.

    “Kalau selama ini SPPG melayani 3-4 ribu, dengan Juknis baru, BGN memaksimalkan rata-rata 2.500, dimana 2.000 untuk anak sekolah, dan tiap SPPG minimal melayani 500 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (11/11).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Meski demikian, ia menambahkan, SPPG yang telah memiliki tenaga masak terampil dapat melayani hingga 3.000 penerima manfaat. Dadan menegaskan tidak boleh ada penerima manfaat yang ditinggalkan akibat aturan baru ini.

    Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola program MBG, BGN juga menekankan pentingnya penerapan standar keamanan dan kebersihan pangan di seluruh SPPG. Setiap satuan diwajibkan menggunakan rapid test untuk mencegah risiko keracunan makanan serta memastikan alat masak dan makan dalam kondisi steril.





    “Seluruh SPPG diwajibkan menggunakan alat sterilisasi ompreng atau food tray, serta menggunakan air bersertifikat atau filter air untuk memastikan air bersih dalam proses memasak dan mencuci alat makan,” imbuh dia.

    Di samping itu, BGN juga mewajibkan pelatihan dan bimbingan teknis secara berkala bagi penjamah makanan agar memahami prinsip higienitas, sanitasi, dan keamanan pangan.

    Dadan pun mengingatkan agar seluruh SPPG segera mempercepat pemenuhan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), serta sertifikasi halal.

    Sebagai informasi, hingga 11 November 2025, BGN mencatat telah menjangkau 41,6 juta penerima manfaat MBG melalui 14.773 SPPG di seluruh Indonesia. Realisasi anggaran program mencapai Rp43,4 triliun, atau sekitar 61,23 persen dari total pagu MBG tahun 2025 sebesar Rp71 triliun.

    (rir)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kebakaran Ruko Tekstil di Pondok Aren Padam, Api dari Rumah Dekorasi

    February 1, 2026

    Kemenkes Minta Warga Mulai Tingkatkan Kewaspadaan atas Virus Nipah

    February 1, 2026

    Longsor di Pangalengan Bandung, 2 Anak Dilaporkan Tewas

    February 1, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Tanah Bergerak di Babakan Madang Bogor, 11 Rumah Rusak : Okezone News

    Program Presiden February 1, 2026

    Nur Khabibi , Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |23:40 WIB Tanah…

    Guerschon Yabusele Tak Tutup Peluang Kembali ke Euroleague

    February 1, 2026

    Peringatan Khamenei ke AS: Serang Iran Berakibat Perang Regional : Okezone News

    February 1, 2026

    Shayne Pattynama Kecewa Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    February 1, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Tanah Bergerak di Babakan Madang Bogor, 11 Rumah Rusak : Okezone News

    February 1, 2026

    Guerschon Yabusele Tak Tutup Peluang Kembali ke Euroleague

    February 1, 2026

    Peringatan Khamenei ke AS: Serang Iran Berakibat Perang Regional : Okezone News

    February 1, 2026

    Shayne Pattynama Kecewa Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    February 1, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.