Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jabodetabek Sepanjang Hari : Okezone News

    January 12, 2026

    Lebih Condong ke Liverpool, Marc Guehi Pilih Tunggu Hingga Musim Panas

    January 12, 2026

    Paylater Bukan untuk Tarik Tunai

    January 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Mengaku Salah Soal Video, BBC Resmi Minta Maaf ke Donald Trump

    Mengaku Salah Soal Video, BBC Resmi Minta Maaf ke Donald Trump

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 14, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Ketua BBC, Samir Shah, mengirim surat ke Gedung Putih untuk menjelaskan bahwa penggabungan beberapa bagian pidato Trump pada 6 Januari 2021 telah menimbulkan kesan keliru.


    Dalam pernyataannya, BBC mengakui bahwa editan tersebut membuat potongan pidato yang terpisah hampir satu jam terlihat seperti satu rangkaian utuh. Akibatnya, muncul kesan seolah Trump menyerukan tindakan keras secara langsung. 

    “Suntingan kami secara tidak sengaja menciptakan kesan keliru,” tulis BBC dalam pernyataannya, dikutip dari Associated Press, Jumat 14 November 2025.



    Trump sebelumnya menuntut permintaan maaf dan mengancam menggugat BBC sebesar 1 miliar Dolar AS.

    Kontroversi ini bersumber dari dokumenter BBC Panorama berjudul “Trump: Kesempatan Kedua?” yang diproduksi menjelang Pilpres AS 2024. Dalam proses penyuntingan, pihak ketiga menggabungkan tiga kutipan dari dua bagian pidato berbeda hingga terdengar seperti Trump menyerukan pendukungnya untuk “berjuang mati-matian” dan berbaris bersamanya. Bagian di mana ia meminta aksi damai tidak ikut ditampilkan.

    Skandal ini mengguncang internal lembaga penyiaran Inggris tersebut. Direktur Jenderal Tim Davie dan Kepala Berita Deborah Turness mundur dari jabatannya. Davie menyebut kejadian ini merusak kepercayaan publik dan menegaskan bahwa sebagai pemimpin redaksi tertinggi, tanggung jawab ada di tangannya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Paylater Bukan untuk Tarik Tunai

    January 12, 2026

    Ada Travel Ragu-ragu Kembalikan Uang Korupsi Kuota Haji

    January 12, 2026

    Bursa Asia Menguat di Awal Pekan

    January 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jabodetabek Sepanjang Hari : Okezone News

    Program Presiden January 12, 2026

    Hujan di Depok (Foto: Rohman Wibowo/Okezone) JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan…

    Lebih Condong ke Liverpool, Marc Guehi Pilih Tunggu Hingga Musim Panas

    January 12, 2026

    Paylater Bukan untuk Tarik Tunai

    January 12, 2026

    Hujan Deras, Depok Macet Parah di Hari Pertama Masuk Sekolah : Okezone News

    January 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jabodetabek Sepanjang Hari : Okezone News

    January 12, 2026

    Lebih Condong ke Liverpool, Marc Guehi Pilih Tunggu Hingga Musim Panas

    January 12, 2026

    Paylater Bukan untuk Tarik Tunai

    January 12, 2026

    Hujan Deras, Depok Macet Parah di Hari Pertama Masuk Sekolah : Okezone News

    January 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.