Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Chelsea Unggul dalam Perburuan Bomber Atletico, Julian Alvarez

    February 8, 2026

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    Penculikan Anak di Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis : Okezone News

    February 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Regulasi Platform Digital Harus Diperkuat Buntut Ledakan SMAN 72

    Regulasi Platform Digital Harus Diperkuat Buntut Ledakan SMAN 72

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 14, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP Junico Siahaan, menegaskan, penguatan regulasi tidak boleh hanya menyasar game online, tetapi seluruh platform digital.


    Menurutnya, insiden tersebut menjadi alarm keras bahwa pengawasan ruang digital, khususnya bagi anak dan remaja, harus diperkuat secara sistemik dan tidak bisa terus dibiarkan tanpa aturan yang jelas.

    Kita tidak bisa hanya mengandalkan filter otomatis atau imbauan moral. Negara harus menetapkan aturan tegas dengan sanksi jelas bagi platform yang melanggar,” kata politikus yang akrab disapa Nico Siahaan itu, Jumat 14 November 2025.



    Seperti diketahui, pemerintah tengah mempertimbangkan pembatasan sejumlah game online, termasuk PlayerUnknown’s Battlegrounds alias PUBG, menyusul tragedi ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat 7 November 2025. Game tersebut dikaitkan dengan pelaku yang disebut terpapar konten kekerasan dari permainan tersebut.

    Namun, Nico mengingatkan pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk tidak fokus pada game semata. Ia menilai Indonesia perlu mencontoh model regulasi Australia, yang mewajibkan batasan usia minimal 16 tahun untuk mengakses game dan konten digital tertentu.

    “Pemerintah, khususnya Komdigi, harus punya mekanisme yang bisa mengatur siapa saja yang boleh mengakses game dan seluruh platform digital. Aturan seperti di Australia bisa jadi acuan,” ujarnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    70.202 Peserta BPJS PBI di Bandung Dinonaktifkan

    February 8, 2026

    Prabowo-Anies dalam Negative Correlation

    February 8, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Chelsea Unggul dalam Perburuan Bomber Atletico, Julian Alvarez

    Berita Olahraga February 8, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Chelsea semakin serius melangkah dalam upaya merekrut penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez,…

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    Penculikan Anak di Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis : Okezone News

    February 8, 2026

    Aceh Butuh Rp153 Triliun untuk Pemulihan Usai Bencana Banjir-Longsor

    February 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Chelsea Unggul dalam Perburuan Bomber Atletico, Julian Alvarez

    February 8, 2026

    Tiga Pengedar Ganja 9,4 Kg Disergap di Cawang

    February 8, 2026

    Penculikan Anak di Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis : Okezone News

    February 8, 2026

    Aceh Butuh Rp153 Triliun untuk Pemulihan Usai Bencana Banjir-Longsor

    February 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.