Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Media Italia Beri Rating Buruk Penampilan Rafael Leao dkk Saat Lawan Genoa

    January 11, 2026

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura : Okezone News

    January 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Tedjowulan Merasa Dijebak Restui KGPH Hangabehi Raja Keraton Surakarta

    Tedjowulan Merasa Dijebak Restui KGPH Hangabehi Raja Keraton Surakarta

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 14, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Solo, CNN Indonesia —

    Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan mengaku dijebak untuk merestui penobatan KGPH Hangabehi alias Mangkubumi menjadi Pangeran Pati atau calon Raja Keraton Surakarta.

    Penobatan Mangkubumi dilaksanakan usai rapat yang dihadiri keluarga besar Keraton Surakarta, termasuk Tedjowulan, di Sasana Handrawina, Kamis (13/11).

    Tedjowulan mengakui rapat tersebut digelar atas inisiatifnya. Namun ia sama sekali tidak mengetahui penobatan Mangkubumi akan digelar dalam rapat tersebut.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Saya mboten nate (tidak pernah) diajak rembukan pengukuhan dan sebagainya,” kata Tedjowulan saat jumpa pers di Sasana Purnama, Kelurahan Badran, Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/11) malam.





    Adik Almarhum SISKS Pakubuwana XIII itu mengatakan sedianya rapat tersebut digelar agar semua pihak menahan diri selama masa berkabung.

    “Mau saya tuh ndunungke (mengarahkan), kenapa kok harus tergesa-gesa seperti itu? Kan sudah sampaikan dari awal, (tunggu) 40 hari lah minimal (untuk membahas suksesi),” kata dia.

    Namun setelah berembug bersama, peserta rapat mendadak meminta Tedjowulan untuk menjadi saksi penobatan Mangkubumi menjadi Pangeran Pati.

    “Saya tahu-tahu dimintai untuk jadi nyekseni (menjadi saksi) proses tadi. Ada pengikraran, penobatan menjadikan Hangabehi atau Mangkubumi jadi pewaris Pakubuwana XIII Jadi sebagai Pangeran Pati,” kata Tedjo.

    Pensiunan TNI itu menegasikan dirinya sama sekali tidak tahu-menahu adanya agenda tambahan tersebut. Ia merasa dijebak untuk merestui penobatan Mangkubumi sebagai pewaris takhta.

    “Kalau bahasa Inggrisnya di-fait accompli mungkin,” kata dia.

    Ditodong di depan orang banyak, Tedjowulan mengaku tak punya banyak pilihan. Ia terpaksa merestui Hangabehi saat sungkem di depan kakinya.

    “Yo saya ini kan wong tuwek (orang tua) disungkemi, disuwuni pangestu (diminta restu), ya sudah saya pengestoni (restui) saja,” kata Tedjo.

    “Tapi prinsipnya saya enggak ngerti ada tambahan acara itu,” lanjutnya.

    Sebelumnya, Putra sulung SISKS Pakubuwana XIII, KGPH Hangabehi alias Mangkubumi resmi dinobatkan sebagai Pangeran Pati alias penerus tahta kerajaan.

    Hangabehi dinobatkan menjadi penerus tahta kerajaan usai keluarga besar Keraton Surakarta menggelar rapat di Sasana Handrawina Keraton Surakarta. Rapat tersebut dihadiri perwakilan trah raja-raja Keraton Surakarta, Sentana Dalem, dan paguyuban-paguyuban binaan Keraton.

    Tampak hadir dalam rapat tersebut, adik-adik Pakubuwana XIII. Di antaranya Raja ad interim Keraton Surakarta, KG Panembahan Agung Tedjowulan, GRAy Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng, dan GPH Suryo Wicaksono atau biasa disapa Gusti Nenok.

    “Pada saat itu ada pelantikan. Pelantikan putranya Pakubuwana XIII yaitu Gusti Mangkubumi sebagai Pangeran Pati atau calon raja,” kata Nenok usai pertemuan.

    (syd/dal)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KPK Tetapkan 5 Tersangka dari OTT DJP Jakarta Utara

    January 11, 2026

    Kronologi Kepala Pajak Jakarta Utara Terjaring OTT KPK

    January 11, 2026

    OTT KPK, 4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Jadi Tersangka

    January 10, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Media Italia Beri Rating Buruk Penampilan Rafael Leao dkk Saat Lawan Genoa

    Berita Olahraga January 11, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Media Italia sepakat menilai performa AC Milan jauh dari kata istimewa…

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura : Okezone News

    January 11, 2026

    Imbang Lawan Genoa, AC Milan Lakukan Evaluasi Kedalaman Skuad

    January 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Media Italia Beri Rating Buruk Penampilan Rafael Leao dkk Saat Lawan Genoa

    January 11, 2026

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura : Okezone News

    January 11, 2026

    Imbang Lawan Genoa, AC Milan Lakukan Evaluasi Kedalaman Skuad

    January 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.