Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lenovo Pamerkan Ekosistem Perangkat Konsep AI Revolusioner di CES 2026 : Okezone Ototekno

    January 12, 2026

    Eks Buruh Sritex Demo Pesangon Tak Cair, PN Semarang Evaluasi Kurator

    January 12, 2026

    Daftar 46 Ruas Jalan dan 28 RT di Jakarta Terendam Banjir

    January 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Indonesia Butuh Gerakan Mahasiswa Progresif dan Berani

    Indonesia Butuh Gerakan Mahasiswa Progresif dan Berani

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 16, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal ini disampaikan Guru Besar Damai dan Resolusi Konflik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Abdul Haris Fatgehipon saat memberikan paparan berjudul “Rekonstruksi Gerakan Kebangsaan” di hadapan peserta Musyawarah Kerja (Muker) Aliansi BEM se-Bogor Raya di Bogor, Sabtu 15 November 2025.


    “Semua masalah struktural ini, ditambah situasi Papua dan pelanggaran HAM yang terjadi yang kerap terjadi, harus menjadi PR besar gerakan mahasiswa hari ini,” kata Haris.

    Haris secara tegas menempatkan Papua sebagai isu kemanusiaan yang harus mendapat perhatian utama. Menurutnya, kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB/TPNPB-OPM) yang menewaskan warga sipil dan aparat telah melampaui batas-batas kemanusiaan.



    “Kita sedang menyaksikan guru, tenaga medis, pendulang emas, perempuan, dan masyarakat sipil menjadi korban. Mahasiswa harus lebih peka terhadap tragedi kemanusiaan seperti ini,” kata Haris.

    Ia menegaskan bahwa diam di tengah situasi kemanusiaan di Papua sama saja dengan mengabaikan nilai dasar kemerdekaan Indonesia.

    “Diamnya mahasiswa berarti matinya nurani kemanusiaan, ini sangat berbahaya,” kata Haris.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Eks Buruh Sritex Demo Pesangon Tak Cair, PN Semarang Evaluasi Kurator

    January 12, 2026

    Dapat Lampu Hijau FCC, SpaceX Siap Luncurkan 7.500 Satelit Starlink Gen2

    January 12, 2026

    Lintas Kementerian Kolaborasi Percepat Gerai Kopdes Merah Putih

    January 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Lenovo Pamerkan Ekosistem Perangkat Konsep AI Revolusioner di CES 2026 : Okezone Ototekno

    Program Presiden January 12, 2026

    Lenovo Legion Pro Rollable, salah satu perangkat konsep yang ditampilkan di…

    Eks Buruh Sritex Demo Pesangon Tak Cair, PN Semarang Evaluasi Kurator

    January 12, 2026

    Daftar 46 Ruas Jalan dan 28 RT di Jakarta Terendam Banjir

    January 12, 2026

    Pemain Real Madrid Tolak Beri Penghormatan pada Barcelona

    January 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Lenovo Pamerkan Ekosistem Perangkat Konsep AI Revolusioner di CES 2026 : Okezone Ototekno

    January 12, 2026

    Eks Buruh Sritex Demo Pesangon Tak Cair, PN Semarang Evaluasi Kurator

    January 12, 2026

    Daftar 46 Ruas Jalan dan 28 RT di Jakarta Terendam Banjir

    January 12, 2026

    Pemain Real Madrid Tolak Beri Penghormatan pada Barcelona

    January 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.