Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Giacomo Raspadori Lebih Pilih Kembali ke Napoli Ketimbang Pindah ke Roma

    January 12, 2026

    Siswa Indonesia Raih Emas di Bangkok IPITEx

    January 12, 2026

    Siapa Timothy Ronald? Kini Terseret Dugaan Penipuan Kripto Miliaran Rupiah : Okezone Economy

    January 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»RKUHAP Dibahas Lebih dari 1 Tahun, Ada 130 Kali RDPU

    RKUHAP Dibahas Lebih dari 1 Tahun, Ada 130 Kali RDPU

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 19, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Sharif Omar Hiariej atau Eddy Hiariej mengatakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) sudah dibahas lebih dari satu tahun sebelum disahkan menjadi undang-undang kemarin.

    Ia menjelaskan perintah untuk pembentukan KUHAP baru diterima pada awal November 2024. Setelah itu, terus bergulir hingga dinyatakan sebagai inisiatif DPR pada Februari 2025.

    “Lalu ada surat Presiden kepada Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Hukum untuk membahas. Lalu begitu surat kami terima tanggal 19 Februari kami menerima surat itu, 5 hari kemudian, 24 Februari, itu sudah mengundang para pakar untuk membahas RUU KUHAP ini, dan itu berlangsung terus, ada mungkin sekitar 5-6 kali pertemuan,” kata Eddy dalam tayangan CNNIndonesia TV, Selasa (18/11) malam.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Ia menjelaskan sejak Juli lalu, DPR telah melakukan lebih dari 130 kali rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk membahas RKUHAP dengan berbagai elemen masyarakat.





    Eddy tidak menampik pemerintah dan DPR tidak bisa 100 persen menampung semua aspirasi karena banyak pertimbangan dalam penyusunan RKUHAP.

    “Itu partisipasi publik, itu artinya mereka yang diundang oleh DPR. Tetapi, DPR dan pemerintah pun sendiri ke kampus-kampus ke berbagai daerah untuk mensosialisasikan RUU KUHAP itu,” ujarnya.

    Eddy juga menjelaskan dalam pembahasan pada Rabu (12/11) dan Kamis (13/11), ada 30 isu baru dalam RKUHAP.

    Ia pun membantah jika ada informasi yang menyebut RKUHAP yang disahkan sama dengan draft pada Juli.

    “Itu setiap isu itu ada, ini usulan siapa, usulan siapa, usulan siapa. Itu menandakan kita meaningful participation. Jadi kita mendengarkan masukan, kita diskusikan, kita pertimbangkan rumusannya ya seperti ini,” ujarnya.

    Rapat Paripurna ke-8 masa sidang II 2025-2026 yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya resmi mengesahkan RKUHAP.

    Rapat pengambilan keputusan tingkat dua itu dilakukan setelah RKUHAP sebelumnya telah disetujui delapan fraksi di Panitia Kerja (Panja) Komisi III DPR pada Kamis (13/11).

    (fra/yoa/fra)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Siswa Indonesia Raih Emas di Bangkok IPITEx

    January 12, 2026

    Head to Head Suara PDIP dan PSI di Jawa Tengah

    January 12, 2026

    Membaca Akar Koneksi Nusantara dan Timur Tengah

    January 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Giacomo Raspadori Lebih Pilih Kembali ke Napoli Ketimbang Pindah ke Roma

    Berita Olahraga January 12, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Penyerang Timnas Italia, Giacomo Raspadori, dilaporkan lebih memilih kembali memperkuat Napoli…

    Siswa Indonesia Raih Emas di Bangkok IPITEx

    January 12, 2026

    Siapa Timothy Ronald? Kini Terseret Dugaan Penipuan Kripto Miliaran Rupiah : Okezone Economy

    January 12, 2026

    Eksepsi Ditolak, Kasus Chromebook Nadiem Lanjut ke Pembuktian Perkara

    January 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Giacomo Raspadori Lebih Pilih Kembali ke Napoli Ketimbang Pindah ke Roma

    January 12, 2026

    Siswa Indonesia Raih Emas di Bangkok IPITEx

    January 12, 2026

    Siapa Timothy Ronald? Kini Terseret Dugaan Penipuan Kripto Miliaran Rupiah : Okezone Economy

    January 12, 2026

    Eksepsi Ditolak, Kasus Chromebook Nadiem Lanjut ke Pembuktian Perkara

    January 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.