Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    4 WN Pakistan dan Yordania Diduga Curi 52 Kalung Emas di Surabaya

    January 14, 2026

    Tottenham Resmikan Transfer Conor Gallagher dari Atletico Madrid

    January 14, 2026

    Purna PMI Didorong jadi Pengusaha Lewat Studio UMKM

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Pemda Tak Bisa Lepas Tangan dari Kasus Irene Sokoy

    Pemda Tak Bisa Lepas Tangan dari Kasus Irene Sokoy

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 26, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago mengatakan, BPJS sebagai juru bayar, harus berkoordinasi dengan Kemenkes dan Pemda. 


    Ia menegaskan bahwa daerah sudah memiliki program pembiayaan kesehatan bagi warga miskin, sehingga masyarakat seharusnya dapat berobat hanya dengan menunjukkan KTP.

    “Harusnya rumah sakit tidak hanya bicara soal untung, tapi mana nilai-nilai kemanusiaannya. Dan ini yang harus diaudit langsung oleh Kementerian Kesehatan,” kata Irma kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 26 November 2025.



    Atas dasar itu, Irma menegaskan bahwa Kemenkes perlu segera memberikan sanksi kepada rumah sakit yang menolak pasien karena kasus ini telah menjadi preseden buruk bagi masyarakat miskin.

    “Harus dilakukan punishment oleh Kemenkes kepada rumah sakit yang menolak korban. Karena ini sudah menjadi preseden buruk bagi seluruh masyarakat miskin di Indonesia. Seolah-olah negara tidak hadir, kan ini nggak boleh terjadi,” pungkas Irma.

    Sebelumnya, seorang ibu hamil bernama Irene Sokoy, di Papua ditolak empat rumah sakit dan berujung meninggal dunia bersama bayi di kandungannya.

    Ada empat rumah sakit yang tercatat menolak Irene, yaitu RSUD Yowari, RSUD Abepura, RS Bhayangkara, dan RS Dian Harapan.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Purna PMI Didorong jadi Pengusaha Lewat Studio UMKM

    January 14, 2026

    Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

    January 14, 2026

    Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Sebut Hebat

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    4 WN Pakistan dan Yordania Diduga Curi 52 Kalung Emas di Surabaya

    Berita Teknologi January 14, 2026

    Surabaya, CNN Indonesia — Empat Warga Negara Asing (WNA) berkomplot diduga mencuri emas di kawasan pertokoan…

    Tottenham Resmikan Transfer Conor Gallagher dari Atletico Madrid

    January 14, 2026

    Purna PMI Didorong jadi Pengusaha Lewat Studio UMKM

    January 14, 2026

    Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Akui Kehebatan Juventus yang Bantai Cremonese 0-5! : Okezone Bola

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    4 WN Pakistan dan Yordania Diduga Curi 52 Kalung Emas di Surabaya

    January 14, 2026

    Tottenham Resmikan Transfer Conor Gallagher dari Atletico Madrid

    January 14, 2026

    Purna PMI Didorong jadi Pengusaha Lewat Studio UMKM

    January 14, 2026

    Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Akui Kehebatan Juventus yang Bantai Cremonese 0-5! : Okezone Bola

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.