Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Korlantas Buka Suara soal Viral Mobil Patwal Senggol Kendaraan di Tol

    January 14, 2026

    Nico Hulkenberg Ungkap Kesempatan Lewat dengan Verstappen

    January 14, 2026

    KPK Pastikan Bakal Panggil Kembali Bos Maktour Travel

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Pengguna KRL Taruh Papan Bunga Dukung Argi dalam Perkara Tumbler

    Pengguna KRL Taruh Papan Bunga Dukung Argi dalam Perkara Tumbler

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 27, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Dukungan dari masyarakat mengalir kepada petugas PT KAI Argi dalam berbagai bentuk dalam perkara kasus tumbler Tuku yang tertinggal di KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung beberapa hari lalu.

    Berawal dari dukungan di media sosial, kini support itu diberikan dalam bentuk papan bunga yang ditaruh di stasiun, salah satunya adalah Stasiun Rawa Buntu, Serpong Tangerang Selatan pada Kamis (27/11) malam.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Kembalikan pekerjaan Argi. Jangan pecat Argi. Argi sudah jujur dan bertanggung jawab,” bunyi pesan dukungan yang tertulis di papan bunga itu.

    “Buka CCTV untuk bersihkan nama baik Argi,” tertanda dari Pengguna KRL Commuterline.





    Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, papan bunga tersebut dipasang tepat di depan pintu masuk penumpang. Sejumlah penumpang yang baru turun kereta nampak mengabadikan karangan bunga tersebut.

    Papan Bunga Dukung Argi di Stasiun KRL Rawa Buntu, Kamis (27/11/2025). (CNN Indonesia/Suriyanto)Papan bunga dari pengguna KRL sebagai bentuk dukungan kepada petugas PT KAI Argi di Stasiun KRL Rawa Buntu, Kamis (27/11/2025). (CNN Indonesia/Suriyanto)

    Heboh isu petugas KRL dipecat ini bermula dari postingan seorang pengguna KRL bernama Anita yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya.

    Lewat akun Threads @anitadwdl, ia menuliskan kronologi kehilangan tumbler Tuku tersebut dan menuding petugas tidak bertanggung jawab.

    Dalam penjelasannya, Anita mengaku lupa hingga tasnya tertinggal di kereta Commuter Line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

    Setelah melapor pada petugas keamanan di Stasiun Rawa Buntu, tas milik Anita berhasil ditemukan di gerbong khusus wanita. Petugas sempat mengirimkan foto kondisi tas berikut isinya, termasuk tumbler Tuku yang dimaksud.

    [Gambas:Video CNN]

    Karena soal prosedur, tas itu harus diambil di Stasiun Rangkasbitung.

    Ketika Anita mengambil tas keesokan hari bersama suaminya, tumbler Tuku tersebut sudah tidak ada. Ia kemudian menuliskan kekecewaannya atas kelalaian petugas KRL sampai akhirnya berujung viral.

    Di sisi lain, petugas KRL bernama Argi memberikan klarifikasi melalui Threads bahwa ia menerima tas tersebut dari petugas lain dan meletakkannya di ruang jaga karena kondisi stasiun sedang ramai.

    Ia mengaku tak sempat mengecek isi tas. Argi juga sudah berinisiatif menawarkan penggantian tumbler Tuku tersebut, tapi Anita dan suaminya menolak dan tetap membawa kasus ini ke media sosial.

    Dalam pesan yang dikirimkan ke suami Anita, Argi mengungkapkan bahwa dirinya bukan pelaku yang mengambil tumbler tersebut dan sangat terpukul karena satu-satunya sumber pendapatannya hilang setelah unggahan itu viral.

    Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rosyidin memastikan petugas KRL tak dipecat buntut aduan penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku.

    Bobby enggan berkomentar banyak soal kasus yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut. Ia hanya memastikan petugas KRL tersebut tidak dipecat.

    “Enggak ada orang itu dipecat,” kata Bobby. “Enggak (dipecat).”

    Alvin dan Anita pun telah muncul ke publik untuk meminta maaf, terutama kepada Argi. 

    “Kami sangat sadar menyikapi kejadian ini sangat tidak bijak sehingga melukai perasaan banyak orang di luar sana,” tutur Anita dengan lesu.

    “Dan dari kejadian ini sebagai pembelajaran untuk kami untuk lebih berhati-hati lagi di ke depannya. Dari lubuk hati kami yang paling dalam kami sangat meminta maaf yang sebesar-besarnya.”

    (chri)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Walkot Tangsel Bentuk Timsus Tangani Percepatan Pengelolaan Sampah

    January 14, 2026

    Pramono Targetkan Pembongkaran Tiang Monorel Selesai September 2026

    January 14, 2026

    Kejati DKI Tetapkan 4 Eks Pejabat LPEI Tersangka Kasus Korupsi

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Korlantas Buka Suara soal Viral Mobil Patwal Senggol Kendaraan di Tol

    Berita Nasional January 14, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri buka suara soal viral mobil patwal yang…

    Nico Hulkenberg Ungkap Kesempatan Lewat dengan Verstappen

    January 14, 2026

    KPK Pastikan Bakal Panggil Kembali Bos Maktour Travel

    January 14, 2026

    Besok, Seribu Buruh Bakal Demo di DPR dan Kemnaker : Okezone News

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Korlantas Buka Suara soal Viral Mobil Patwal Senggol Kendaraan di Tol

    January 14, 2026

    Nico Hulkenberg Ungkap Kesempatan Lewat dengan Verstappen

    January 14, 2026

    KPK Pastikan Bakal Panggil Kembali Bos Maktour Travel

    January 14, 2026

    Besok, Seribu Buruh Bakal Demo di DPR dan Kemnaker : Okezone News

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.