“Sampai sore ini jalur transportasi darat yang masih tertutup, masih cukup banyak. Dan kita upayakan untuk bisa ditembus,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta pada Sabtu, 29 November 2025.
Secara spesifik, jalan yang terputus adalah akses nasional seperti Sumatera Utara yang tersambung dengan Aceh Tamiang.
Akses ini, menghambat proses distribusi bantuan logistik ke warga yang terdampak bencana.
“Di Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Utara Timur, Langsa, Aceh Tamiang juga masih terputus ini akibat runtuhnya jembatan Meureudu di perbatasan Bireuen dan Pidie Jaya,” bebernya.
“Untuk wilayah Aceh Tengah juga belum bisa diakses via darat, dikarenakan jalan nasional Bireuen-Takengon ini putus total dan Jembatan Teupin Mane di Bireuen putus,” pungkas Suharyanto.
Sementara itu merujuk data sementara, korban di kabupaten/kota wilayah Provinsi Aceh tercatat ada 47 orang meninggal dunia, 51 orang masih hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka.

