Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rais Aam PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta usai Pencopotan Gus Yahya

    November 29, 2025

    Jelang Lawan Milan, Maurizio Sarri Konfirmasi Dua Pemain Kunci Pulih

    November 29, 2025

    Prajurit TNI Kembali Gugur saat Evakuasi Longsor Sumbar

    November 29, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Gus Yahya Sudah Bukan Ketum PBNU

    Gus Yahya Sudah Bukan Ketum PBNU

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 29, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Surabaya, CNN Indonesia —

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyatakan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.

    Artinya, menurut Miftachul, Gus Yahya tidak lagi memiliki kewenangan maupun hak menggunakan atribut Ketua Umum.

    Hal itu disampaikan Miftachul usai silaturahmi Rais Aam PBNU dengan para Syuriah PBNU dan 36 PWNU yang digelar di kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (29/11).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Terhitung mulai tanggal 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU. Sejak saat itu, kepemimpinan PBNU sepenuhnya berada di tangan Rais Aam,” tegasnya.

    Miftachul menegaskan keputusan Syuriah PBNU ini bersifat final. Ia menambahkan bahwa penggunaan atribut atau pengambilan keputusan atas nama Ketua Umum tidak lagi memiliki legitimasi.





    Hal itu juga dikatakan Miftachul usai Yahya Cholil Staquf mencopot Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai Sekretaris Jenderal PBNU, berdasarkan Rapat Harian Tanfidziyah yang digelar di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Jumat (28/11).

    “Sehingga tidak berhak menggunakan atribut dan tidak memiliki kewenangan sebagai ketua umum PBNU,”

    Rais Aam menegaskan bahwa risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang melatarbelakangi pencopotan Gus Yahya telah disusun berdasarkan data dan kondisi riil.

    “Tidak ada motif lain di luar yang tertulis dalam risalah rapat. Semua sesuai fakta,” ujarnya.

    Untuk memastikan roda organisasi berjalan normal, PBNU akan segera menggelar Rapat Pleno atau Muktamar dalam waktu dekat.

    “Untuk memastikan berjalannya roda organisasi secara normal maka akan laksanakan rapat pleno atau muktamar dalam waktu segera. Ya, dalam waktu segera,” kata dia.

    Miftachul memberikan perhatian khusus terhadap dinamika opini publik dan informasi yang beredar di media arus utama maupun media sosial.

    “Untuk mendapatkan kesahihan informasi, akan dibentuk Tim Pencari Fakta yang bekerja secara utuh dan mendalam,” ucapnya.

    Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir ditunjuk sebagai pengarah TPF.

    Agar TPF dapat bekerja optimal, Rais Aam menegaskan bahwa implementasi Digdaya Persuratan Tingkat PBNU ditangguhkan sampai proses investigasi selesai. Sementara itu, implementasi di tingkat PWNU dan PCNU tetap berjalan normal.

    Rais Aam kembali mengingatkan seluruh warga NU tentang nilai-nilai Khittah Nahdlatul Ulama.

    “Semua pihak harus mengedepankan kepentingan bersama, menjaga akhlak yang mulia, dan menjunjung tinggi kejujuran dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” ujarnya.

    Sebagai langkah batiniah, Rais Aam juga mengajak seluruh jamaah NU untuk memperbanyak doa.

    “Marilah kita bermunajat kepada Allah SWT agar diberikan jalan keluar terbaik dan paling maslahat bagi Jam’iyah Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

    (frd/sfr)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Rais Aam PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta usai Pencopotan Gus Yahya

    November 29, 2025

    Sibolga Belum Bisa Diakses Lewat Darat Imbas Banjir dan Longsor

    November 29, 2025

    52 SPPG Aceh Alihkan 185 Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana

    November 29, 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Rais Aam PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta usai Pencopotan Gus Yahya

    Berita Teknologi November 29, 2025

    Surabaya, CNN Indonesia — Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul (PBNU) KH Miftachul Akhyar membentuk tim pencari…

    Jelang Lawan Milan, Maurizio Sarri Konfirmasi Dua Pemain Kunci Pulih

    November 29, 2025

    Prajurit TNI Kembali Gugur saat Evakuasi Longsor Sumbar

    November 29, 2025

    Kemenhub Targetkan Zero Accident, Ramp Check 3.333 Sarana Kereta Jelang Libur Natal : Okezone Economy

    November 29, 2025
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rais Aam PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta usai Pencopotan Gus Yahya

    November 29, 2025

    Jelang Lawan Milan, Maurizio Sarri Konfirmasi Dua Pemain Kunci Pulih

    November 29, 2025

    Prajurit TNI Kembali Gugur saat Evakuasi Longsor Sumbar

    November 29, 2025

    Kemenhub Targetkan Zero Accident, Ramp Check 3.333 Sarana Kereta Jelang Libur Natal : Okezone Economy

    November 29, 2025

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2025 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.