Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

    January 15, 2026

    Info Terbaru Cara Klaim Diskon Listrik 50 Persen di Januari 2026 : Okezone Economy

    January 15, 2026

    Meski Masih Cedera, Niclas Fullkrug Berpeluang Tampil Melawan Como

    January 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Nelayan Tradisional Keluhkan Pasokan Solar Usai Banjir Aceh-Sumut

    Nelayan Tradisional Keluhkan Pasokan Solar Usai Banjir Aceh-Sumut

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 29, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Kondisi ini dikeluhkan para nelayan tradisional yang mengaku kesulitan memperoleh solar di SPBU selama sepekan terakhir.


    Ketua Dewan Pengurus Wilayah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPW KNTI) Sumatera Utara, M. Isa Al-Basir, mengungkapkan bahwa kuota solar di berbagai SPBU berkurang drastis sejak bencana terjadi.

    “Nelayan kesulitan mengakses solar, kondisinya di SPBU kuotanya berkurang. Barangkali ini dampak dari bencana banjir, sehingga distribusi BBM ke sejumlah SPBU dan SPBUN tempat dimana nelayan mengakses BBM terdampak. Seperti di Kota Medan, kemungkinan pasokan dari Dumai tidak bisa masuk ke SPBU terdekat dengan kampung nelayan karena akses jalan rusak dan terputus,” ujar Basir dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu malam, 29 November 2025.



    Selain distribusi darat yang terhambat, jalur laut juga terganggu. Gelombang tinggi menyebabkan kapal-kapal pengangkut BBM tidak dapat bersandar di sejumlah pelabuhan di Sumatera Utara.

    Basir menambahkan, cuaca ekstrem beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu suplai BBM, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan nelayan. Ia mencontohkan insiden di Labuhanbatu Utara, di mana salah satu anggota KNTI mengalami kecelakaan setelah kapalnya karam akibat hantaman gelombang.

    “Begitupun di Deli Serdang kapal nelayan tenggelam, ataupun di Pangkalan Brandan Langkat kapal nelayan hanyut oleh ombak hingga ke Serdang Bedagai. Nasib sama juga bagi nelayan kecil di Batubara, alhasil mereka memilih untuk tidak melaut,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua Umum Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI), Hendra Wiguna, menilai bahwa persoalan sulitnya akses nelayan kecil terhadap BBM bersubsidi merupakan masalah lama yang belum terselesaikan.

    Menurutnya, minimnya infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum untuk Nelayan (SPBUN) serta hambatan distribusi dari Terminal BBM (MOR Pertamina) ke Kampung Pesisir membuat nelayan semakin bergantung pada pengecer.

    “Persoalan BBM subsidi terutama solar masih menjadi PR besar sejak dahulu. Akibatnya, nelayan terpaksa membeli ke pengecer dengan harga Rp10.000-15.000 per liter, yang penting mereka bisa melaut,” jelas Hendra.

    Ia menegaskan pentingnya keberadaan SPBUN di lebih dari 12 ribu desa pesisir di seluruh Indonesia agar nelayan kecil mendapatkan akses solar bersubsidi secara merata dan terjangkau.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

    January 15, 2026

    Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

    January 15, 2026

    Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

    January 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

    Berita Nasional January 15, 2026

    Persetujuan tersebut diambil dalam rapat dengar pendapat Komisi XIII DPR bersama Komnas HAM dan Komnas…

    Info Terbaru Cara Klaim Diskon Listrik 50 Persen di Januari 2026 : Okezone Economy

    January 15, 2026

    Meski Masih Cedera, Niclas Fullkrug Berpeluang Tampil Melawan Como

    January 15, 2026

    Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

    January 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

    January 15, 2026

    Info Terbaru Cara Klaim Diskon Listrik 50 Persen di Januari 2026 : Okezone Economy

    January 15, 2026

    Meski Masih Cedera, Niclas Fullkrug Berpeluang Tampil Melawan Como

    January 15, 2026

    Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

    January 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.