Dalam acara “Sosialisasi Strategi Promosi Event Daerah di Era Digital” di Pacitan, Jumat 28 November 2025, Ibas menegaskan bahwa kunci kemajuan pariwisata terletak pada kolaborasi dan inovasi digital.
“Pariwisata Pacitan memiliki potensi luar biasa. Kita ingin bersama-sama merawat, mengembangkan, dan memasarkan pariwisata Pacitan, agar tidak hanya dinikmati masyarakat lokal, tetapi juga dikenal luas di Indonesia bahkan dunia,” ujar Ibas dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 29 November 2025.
Ibas menambahkan bahwa penguatan sektor pariwisata akan berdampak langsung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“Jika pariwisata bergerak, maka lapangan pekerjaan akan tumbuh. Anak-anak muda kita bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan sesuai minat ketika ekosistem pariwisata hidup dan berkembang,” kata Ibas.
Lebih lanjut, Ibas menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR, komunitas kreatif, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat.
“Semoga strategi promosi pariwisata kita berjalan semakin baik. Mari kita berkolaborasi antara pemerintah pusat yang dipimpin Pak Prabowo, pemerintah daerah yang dipimpin Mas Aji, kami sebagai wakil rakyat, dan semua pemangku kepentingan pariwisata serta sektor kreatif,” katanya
Agenda sosialisasi ini diikuti para pelaku ekonomi kreatif dan penggiat pariwisata yang memiliki komitmen memajukan daerah. Pacitan sendiri terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan dengan branding “The 70 Miles Sea Paradise”, yang menggambarkan pesona bentang alam pesisir selatan yang indah dan memukau.
“Pacitan, The 70 Miles of Sea Paradise, menggambarkan betapa indahnya pantai-pantai di Kabupaten Pacitan yang berjajar, masing-masing dengan nuansa, romansa, keunikan, dan pesonanya,” jelas Ibas.
Ia juga menekankan pentingnya keramahan masyarakat sebagai modal utama pariwisata. Keramahan masyarakat adalah modal besar bagi sektor pariwisata.

