Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
CATTOLICA – Ayah mendiang Marco Simoncelli, Paolo Simoncelli, meyakini pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, tetap menjadi ancaman besar bagi para rivalnya di MotoGP 2026. Menurutnya, kualitas dan daya juang pembalap berjuluk The Baby Alien itu terus meningkat, meskipun usianya sudah menginjak 32 tahun.
Marc Marquez adalah pemenang gelar juara dunia MotoGP 2025. Dengan kemenangan tersebut, pembalap asal Spanyol itu telah mencatatkan total tujuh gelar juara dunia di kelas utama balapan motor dunia.
Paolo Simoncelli menilai Marc Marquez adalah pembalap yang memiliki kualitas dan daya juang yang sangat tinggi. Hal inilah yang menjadi kunci bagi Marquez untuk bisa berjaya dalam kompetisi MotoGP 2025.
1. Peningkatan Kualitas di Usia 32 Tahun
Meskipun Marquez sempat mengalami cedera di akhir musim, pembalap tersebut kini harus berjuang untuk pulih sepenuhnya. Namun, menurut Paolo Simoncelli, cedera fisik tidak mengurangi level persaingan yang dibawa oleh Marquez.
“Hanya sedikit pembalap yang terlahir seperti dia. Bahkan dengan masalah fisik, dia terus mengungguli semua orang,” kata Paolo, dilansir dari Motosan, Sabtu (29/11/2025).
Paolo menambahkan, performa superior Marc Marquez secara tidak langsung juga memotivasi rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Paolo menilai, Bagnaia harus terus meningkatkan performanya agar tetap dapat bersaing ketat dengan Marquez.

