Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan didukung seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan respons cepat menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi darurat tersebut.
“Kami bertindak cepat dan langsung merespons bencana yang terjadi di Sumatera. Saya minta agar bantuan bisa terkumpul paling lambat hari ini agar dapat segera dikirimkan,” ujar Rano dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu malam, 29 November 2025.
Menurut dia, koordinasi intensif terus dilakukan agar bantuan yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.
“Kami memastikan barang-barang yang dikirim adalah yang paling dibutuhkan, berdasarkan laporan langsung dari tim penanggulangan bencana yang sudah bersiaga di lokasi,” urainya.
BPBD DKI Jakarta menyalurkan 1.000 paket makanan siap saji, selimut, serta perlengkapan keluarga dan anak. Bantuan dari BUMD DKI Jakarta juga mengalir dari berbagai sektor, sebagai bentuk gotong royong dan solidaritas antar warga. Bantuan dari BUMD yang diberikan berupa sembako, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bahkan tandon air bersih dan kebutuhan pokok lainnya.
BUMD yang berpartisipasi yaitu PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Pembangunan Jaya Ancol, PAM Jaya, PT Jakarta Tourisindo, Dharma Jaya, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jamkrida, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), MRT Jakarta, PAL Jaya, Transjakarta, Pasar Jaya, dan Sarana Jaya.
“Pemprov DKI Jakarta berharap dukungan ini dapat membantu pemulihan awal serta memperkuat solidaritas lintas daerah,” tutur Wagub Rano.

